KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pendidikan nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menegah (Kemendikdasmen) RI
Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) melalui Dinas Pendidikan masing-masing di daerah (kota)/kabupaten) terus menggencarkan evaluasi Indeks Kualitas Dapodik. Pembaruan dan validasi data secara berkala menjadi kunci utama agar setiap kebijakan dan program bantuan pemerintah berjalan tepat sasaran.
Kepala SDN 12 Sarae Kota Bima Asikin, S. Pd. SD menyampaikan bahwa Indeks Kualitas Dapodik tidak hanya menuntut kelengkapan data, tetapi juga tingkat keakuratan, validitas, dan ketepatan waktu penginputan dari setiap satuan pendidikan. Data yang berkualitas tinggi sangat krusial untuk berbagai program prioritas, termasuk penyaluran Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Alhasilnya, Tahun 2026 ini SDN 12 Sarae mendapatkan Pencapaian Luar Biasa, sehingga sekolah ini (SDN 12 Sarae) sebagai Sekolah terbaik 1 Kota Bima dalam Indeks Kualitas Dapodik (IDK) Tahun 2026. "Terima kasih Kepada team Operator serta seluruh dewan guru yang telah berkomitmen bersama, untuk melangkah bersama dalam satu tujuan bersama," ujar Asikin pada media ini Jum'at (22/05/2026).
Katanya, pada pendataan tahun ini, pembaruan menggunakan Aplikasi Dapodik Versi 2026 menjadi sorotan utama. Sekolah diwajibkan melakukan verifikasi isian data secara menyeluruh, khususnya pada bagian Sarana Prasarana dan Peserta Didik. Kesalahan input atau data yang invalid berisiko menunda pencairan dana dan merugikan pihak sekolah beserta siswa.
Sehingga diharapkan kepada seluruh operator sekolah dan pemangku kepentingan di daerah diimbau untuk terus melakukan sinkronisasi data secara berkala. Pemantauan Rencana Tindak Lanjut (RTL) peningkatan mutu data ini diharapkan mampu mendongkrak peringkat Indeks Kualitas Dapodik daerah di tingkat Nasional. (TN - 01)
.

COMMENTS