![]() |
| Wabup H. Irfan saat lakukan pengalungan ID Peserta secara simbolis bagi peserta Diklat KDMP Angkatan Ke-IV. |
BIMA, TUPA NEWS.- Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dalam arahannya pada Pembukaan Diklat Peningkatan Kompetensi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Angkatan IV, yang diselenggarakan Senin (24/11/2025) oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, , bertempat di GOR 7 Brothers Desa Naru Kecamatan Woha. Mengungkapkan bahwa Koperasi Desa Merah Putih memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan ekonomi berbasis komunitas. Lembaga koperasi juga merupakan pilar yang mampu menciptakan kemandirian, memperkuat struktur ekonomi desa, serta membuka peluang pemberdayaan bagi masyarakat, ujar dokter Irfan.
Wabup kembali menekankan pentingnya fungsi koordinasi dalam membangun bidang perkoperasian. “Ada mimpi besar yang harus kita capai bersama dalam KMP ini. Untuk itu seluruh unsur harus memperkuat koordinasi, meningkatkan sinergi, dan menjalankan tugas sesuai prinsip koperasi," ungkapnya.
Kepada para peserta Wabup meminta Pengurus KDMP dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola koperasi desa, mengelola koperasi secara profesional, memperkuat struktur ekonomi anggota, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bima, Drs. Dahlan Muhammad, dalam laporannya memaparkan pentingnya penguatan SDM koperasi sebagai fondasi utama keberhasilan lembaga ekonomi masyarakat. "Tantangan koperasi ke depan membutuhkan pengurus yang memahami teknologi, mampu membaca kebutuhan pasar dan mampu menjaga kepercayaan anggota," ucap Dahlan.
![]() |
| Wabup Irfan buka Diklat peningkatan kompetensi bagi pengurus KDMP. |
Katanya, karena itu, melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan para pengurus KDMP memiliki kapasitas yang memadai dalam menjalankan tugas. Koperasi akan kuat apabila SDM-nya kuat, terang Kadis Koperasi dan UKM ini.
Senada dengan Kadis Dahlan, Ketua Panitia Suhartini, SE, menyampaikan bahwa Diklat ini Diklat yang diikuti 82 peserta dari empat kecamatan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi teknis, administratif, dan manajerial para pengurus.
Para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan yang mencakup, regulasi dasar-dasar perkoperasian, sistem administrasi dan pencatatan modern, pengelolaan keuangan dan manajemen risiko, strategi peningkatan koordinasi kelembagaan, praktik pengembangan usaha koperasi berbasis potensi wilayah. (TN - 03)


COMMENTS