![]() |
| Bukti pelantikan Bukhari sebagai anggota KPU provinsi NTB. |
MATARAM, TUPA NEWS.- Mantan Ketua KPU Kota Bima 2014, Bukhari, resmi dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2024-2029, Jumat (06/02/2026) secara daring di Gedung B Kantor KPU Provinsi NTB, Mataram, dan dipimpin langsung oleh Ketua KPU Republik Indonesia, Muhammad Afifudin.
Bukhari menggantikan almarhum Halidy yang meninggal dunia pada Oktober 2025 lalu. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan tugas dan fungsi kelembagaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Muhammad Afifudin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang baru dilantik, yakni Anggota KPU Provinsi NTB, KPU Provinsi Papua, KPU Kota Gorontalo, KPU Kabupaten Kediri, serta KPU Kabupaten Morowali.
Ia (Muhammad Afifudin) mengajak seluruh anggota KPU yang baru bergabung untuk senantiasa mensyukuri amanah yang telah diberikan serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas. "Dirinya berpesan agar bekerja sesuai dengan tugas dan aturan, sehingga kehadiran bapak ibu bermanfaat dalam menjalankan tugas sebagai sebagai anggota KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota,” ungkap Afif.
Ketua KPU RI juga menegaskan bahwa pelantikan berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Prosesi tersebut digelar di tengah duka keluarga besar KPU RI atas wafatnya putra Sekretaris Jenderal KPU.
Bukhari menggantikan almarhum Halidy yang meninggal dunia pada Oktober 2025 lalu. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan tugas dan fungsi kelembagaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya usai pelantikan, Muhammad Afifudin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang baru dilantik, yakni Anggota KPU Provinsi NTB, KPU Provinsi Papua, KPU Kota Gorontalo, KPU Kabupaten Kediri, serta KPU Kabupaten Morowali.
Ia mengajak seluruh anggota KPU yang baru bergabung untuk senantiasa mensyukuri amanah yang telah diberikan serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas.
Dirinya berpesan agar bekerja sesuai dengan tugas dan aturan, sehingga kehadiran bapak ibu bermanfaat dalam menjalankan tugas sebagai sebagai anggota KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota,” ungkap Afif.Ketua KPU RI juga menegaskan bahwa pelantikan berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Prosesi tersebut digelar di tengah duka keluarga besar KPU RI atas wafatnya putra Sekretaris Jenderal KPU.
Meski demikian, pelantikan tetap dilaksanakan mengingat pentingnya keberlanjutan tugas penyelenggaraan pemilu di berbagai daerah.
Muhammad Afifudin kembali mengingatkan agar kepercayaan yang telah diberikan tidak disia-siakan serta menekankan pentingnya menjaga nama baik dan marwah lembaga dengan bekerja secara sungguh-sungguh, jujur, dan bertanggung jawab, tutupnyanya. (TN - 03)

COMMENTS