![]() |
| Nampak proses seleksi bagi calon kepsek jenjang SMA/SMK/SLB Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026. |
MATARAM, TUPA NEWS.– Sebanyak 360 peserta dari jenjang SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Nusa Tenggara Barat mengikuti kegiatan asesmen seleksi Bakal Calon (Balon) Kepala Sekolah (Kepsek) yang diselenggarakan oleh UPTD Unit Pelayanan Penilaian Kompetensi BKD Provinsi NTB bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 26–27 Maret 2026, bertempat di Ruang CAT UPTD Unit Pelayanan Penilaian Kompetensi BKD Provinsi NTB, dan berlangsung dengan tertib serta lancar. Pada hari pertama, Kamis (26/03/2026), asesmen dilaksanakan dalam empat sesi dengan jumlah peserta mencapai 242 orang. Sementara itu, pada hari kedua, Jumat (27/03/2026), kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi yang diikuti oleh 118 peserta dari 121 yang terdaftar. Pembagian sesi dilakukan guna memastikan pelaksanaan asesmen berjalan efektif dan setiap peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan optimal.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Bowo Susatyo, S.Sos., M.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. “Melalui asesmen ini, kita berharap dapat menjaring calon kepala sekolah yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga kepemimpinan yang visioner, adaptif, serta berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa peran kepala sekolah di era saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan komitmen, inovasi, serta kemampuan membangun kolaborasi dengan seluruh warga sekolah dan pemangku kepentingan.
Sementara itu, Kepala BKD Provinsi NTB, Drs. Tri Budiprayitno, M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa asesmen kompetensi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar formalitas, melainkan investasi penting dalam mewujudkan manajemen ASN berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang dilaksanakan secara adil dan tanpa diskriminasi, sejalan dengan penerapan sistem merit.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme dan kesiapan dalam mengikuti setiap tahapan asesmen. Diharapkan, melalui proses ini akan terpilih calon-calon kepala sekolah yang mampu membawa perubahan positif serta meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (TN - 03)

COMMENTS