![]() |
| Nampak Fahrul Kamil (Kepsek) dan Mashullah (pengawas pembina). |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Sebanyak 86 siswa-siswi SDN 49 Rabangodu Selatan Kota Bima selama 6 hari mengikuti Ujian Akhir Jenjang (ujian akhir sekolah) bagi Kelas 6 mulai Senin - Sabtu 04-09 Mei 2026 disekolah setempat dapat dilaporkan berjalan dengan sukses, aman dan tanpa kendala internet.
Pasalnya, ujian bagi siswa-siswi usia dini ini (SD) berbasis android dengan menggunakan Henphone (Hp) masing-masing milik pribadi peserta, selain itu paket internet-pun dari peserta itu sendiri dan tidak menggunakan Wi-Fi sekolah secara gratis.
Kepala SDN 49 Rabangodu Selatan Fahrul Kamil, S. Pd mengatakan ujian akhir jenjang ini sudah berlangsung dengan sukses dan tanpa kendala hingga hari ke-2 (Selasa, red) ini dan semoga saja tidak ada kendala di hari-hari berikutnya. "Ke-86 siswa ini mengunakan Hp masing-masing, sedangkan soal ujian ini dibuat oleh guru Mata Pelajaran (Mapel) masing-masing dengan pilihan soal ganda dan esain," ujarnya saat diwawancarai diruang Kelas III-A yang ikut didampingi Pengawas Pembina Mashullah, S. Pd dan Ketua Panitia Ujian Akhir Jenjang Hj. Sri Wahyuni, S. Pd.
![]() |
| Diruangan IT (ruang 4). |
Kata Fahrul Kamil, ujian ini menggunakan aplikasi geogle form, sedangkan 1-2 siswa (peserta) lainnya yang tidak memiliki paket internet di Hp-nya terpaksa ditempatkan di ruang guru dengan menggunakan Chromebook diruangan 4 (ruangan IT).
Dari 86 peserta ini terbagi di 4 ruangan ujian dan adapun jadwal ujian harian yakni, pada hari pertama (Senin) Mapel Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Indonesia, Selasa PKN dan Muatan Lokal, Rabu Mapel Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), Kamis Seni Rupa dan Bahasa Inggris, Jum'at Matematika dan hari terakhir (Sabtu) mapel PJOK.
Dengan waktu 1 jam (60 menit) per mapel yang dimulai dari pukul 07.30 - 09.30, sedangkan istrahat (jeda) 30 menit. Sementara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuknya pagi-pagi, mengingat peserta ujian pulang sekolah lebih cepat karena ada ujian ini . "Alhamdulillah peserta ujian hadir semua tidak ada yang absen (tidak hadir maupun alasan sakit/berhalangan). Pengawas ujian merupakan dari guru-guru di sekolah ini dengan menugaskan 2 orang per ruangan," tutup mantan Kepala SDN 63 Dodu ini. (TN - 01)


COMMENTS