![]() |
| Nampak siswa SDN Inpres Oin Tui saat dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh PKM Payi |
WERA - BIMA, TUPA NEWS.- penjaringan kesehatan (skrining siswa/ bagi Sekolah Dasar (SD) kembali dilaksanakan oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pusta Kesehatan Masyarakat (PKM) Payi di SDN Inpres Oi Tui Rabu (20/05/2026). Dengan harapan dengan melalui layanan 8 Indikator, seperti Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat terwujud dan dituntaskan.
Kegiatan rutin ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan pada peserta didik agar tidak menghambat tumbuh kembang maupun proses belajar mereka di sekolah.
Seluruh layanan terkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui BLUD PKM Payi, salah seorang petugas Puskesmas Payi, Bahrina SKM, yang berhasil diwawancarai media ini dilokasi menjelaskan tentang prilaku hidup bersih dan sehat di sekolah adalah :
- Mencuci Tangan menggunakan air mengalir dan sabun.
- Membuang Sampah pada tempat yang disediakan.
- Menimbang Berat Badan dan Mengukur Tinggi Badan secara berkala (setiap bulan).
- Tidak Merokok di lingkungan sekolah.
- Memberantas Jentik Nyamuk secara rutin di lingkungan sekolah.
- Olahraga Teratur dan terukur.
- Menggunakan Jamban/Toilet yang bersih dan sehat.
- Mengonsumsi Jajanan Sehat di kantin atau warung sekolah. Dan juga penjelasan tentang bahaya Narkoba.
![]() |
| Sebelum Skrining Tim kesehatan (PKM) lakukan sosialisasi terlebih dahulu. |
Selain itu, petugas turut melakukan pengecekan kesehatan umum, mencakup kebersihan pribadi seperti kondisi kulit, kuku, dan rambut, serta memantau tanda-tanda penyakit menular. Pemeriksaan kesehatan mental dan emosional juga menjadi bagian penting untuk memantau perkembangan perilaku dan emosi siswa.
Menurut Bahrina, kegiatan ini sangat penting dilakukan secara berkala agar potensi gangguan kesehatan dapat segera tertangani. “Semakin cepat dideteksi, semakin mudah diperbaiki. Tujuannya agar anak-anak dapat berkembang optimal dan belajar dengan nyaman,” ujarnya.
Masyarakat dapat memantau jadwal penjaringan kesehatan melalui sekolah masing-masing atau berkonsultasi langsung dengan petugas puskesmas terdekat, tuturnya. (Rafiq/Onceng)


COMMENTS