![]() |
| Kepala SMAN 2 Kota Bima H. Eddy Salkam (Kanan) dan Staf Kurikulum Sukardin (Kiri). |
Kota Bima, Tupa News.- Selama delapan hari kedepan, tepatnya Tanggal 05 – 14 Juni 2021 sebanyak 558 siswa SMA Negeri 2 Kota Bima akan ikuti ujian PAS (Penilain Akhir Semester) berbasis Android. 558 siswa tersebut yang terbagi dari Kelas Sepuluh sebanyak 311 siswa (10 Rombel) dan Kelas Sebelas sebanyak 247 siswa (7 Rombel), sementara pelaksanaan ujian PAS tersebut akan dilakukan dengan tatap muka dan seluruh siswa Kelas Sepuluh dan Kelas Sebelah masing-masing diharuskan membawa Hp Android, untuk mensukseskan ujian PAS dimaksud.
Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 2 Kota Bima H. Eddy Salkam, S. Pd melalui Staf Kurikulum Sukardin, SH pada Tupa News Jum’at (28/05/2021) kemarin. Lanjut Sukardin, ujian PAS ini dilakukan secara dua sesi atau doubel shiff dimana siswa Kelas Sepuluh (Sesi pertama) akan mengikuti ujian PAS dari pukul 08.00 – 10.00 pagi, sedangkan Kelas Sebelas (Sesi kedua) dimulai pukul 10.00 – 12.00 siang.
Untuk Kelas Sepuluh akan menghadapi 16 Mata Pelajaran (Mapel) ujian dan Kelas Sebelas 15 mapel ujian, pada ujian dua sesi tersebut setiap hari pertemuan akan diujikan 2 mapel per harinya kecuali Kelas Sebelas pada hari Jum’at hanya 1 mapel ujian saja, terkait pelaksanaan ujian PAS berbasis android ini sekolah sudah menyediakan Wifi berkapasitas tinggi di sekolahnya untuk mensukseskan pelaksanaan ujian PAS dimaksud. Sementara bagi siswa yang tidak memiliki Hp andorid, pihak sekolah sudah menyediakan perangkat komputer sebanyak 40 unit sebagai penunjangnya.
“PAS ini merupakan penganti Ulangan Akhir Semester (UAS) atau ulangan kenaikan kelas yang dilaksanakan sekali per semester (6 bulan sekali). Terkait pelaksanaan ujian PAS berbasis android ini tentunya sangat efektif sekali ketimbang ujian digelar secara manual yang menghabiskan biaya mulai dari penyediakan kertas untuk bahan ujian maupun panitia untuk menyusun soal-soal ujian, kini sudah serba Digitalisasi sesuai program dari Kementerian Dikbudristek RI.
“PAS ini merupakan penganti Ulangan Akhir Semester (UAS) atau ulangan kenaikan kelas yang dilaksanakan sekali per semester (6 bulan sekali). Terkait pelaksanaan ujian PAS berbasis android ini tentunya sangat efektif sekali ketimbang ujian digelar secara manual yang menghabiskan biaya mulai dari penyediakan kertas untuk bahan ujian maupun panitia untuk menyusun soal-soal ujian, kini sudah serba Digitalisasi sesuai program dari Kementerian Dikbudristek RI.
Sehingga siswa masuk dalam Aplikasi ujian PAS yang sudah dilengkapi dengan soal-soal ujian per mapel dan tinggal dijawab saja secara online pula,” ujar Sukardin saat wawancarai diruang guru. Pelaksanaan ujian PAS berbasis android ini, setiap sesinya dan setiap kelasnya akan ada guru pengawasnya untuk mengawasi pelaksanaan ujian tersebut, tambah Sukardin. (TN – 01)

COMMENTS