Ketua IWAPI Umi Yani saat menyerahkan bingkisan bagi mualaf dan peserta sunatan massal secara simbolis.
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Bertempat di Rumah Sehat Baznas Kota Bima Rabu (15/10/2025) pagi DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bima bekerjasama dengan Baznas Kota Bima dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bima menggelar Sunatan Massal bagi masyarakat tidak mampu.
Menurut Nurwahidah peserta yang dikhitan ini sudah melalui persyaratan yang sudah dipenuhi. Sebenarnya masyarakat yang daftarkan anak-anaknya untuk dikhitan sebanyak 250 anak sebenarnya yang daftar dan hanya 100 orang saja hari ini kami khitan. "Semoga organisasi kemasyarakatan lainnya termaksud Baznas sendiri selaku penyedia anggaran dapat melakukan hal yang sama untuk menuntaskan khitanan bagi masyarakat tidak mampu ini," harapnya, sembari menambahkan kerjasama ini terlaksana atas kekompakan mulai dari tenaga medis dan relawan dan pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Kota Bima Hj. Yani Marlina M. Qurais, ini bentuk nyata tanggung jawab sosial IWAPI bagi masyarakat yang tidak mampu dan dalam waktu dekat juga IWAPI akan mengadakan kawin (pernikahan) gratis, jadi siap-siap saja para janda dan duda untuk daftarkan dirinyam "Semoaga anak-anak yang dikhitan jadi anak sehat yang dapat membanggakan bagi kedua orang tuanya," singkatnya.
Ketua Baznas Kota Bima H. A. Latif, S. Pd. I, mengatakan dalam sambutannya ini kerjasama yang bagus dengan melakukan khitanan gratis hari ini. Kegiatan ini adalah Wujud nyata sekaligus untuk membantu bagi masyarakat yang tidak mampu, khitan adakah suna rasullah. "Dana yang terkumpul di Baznas ini adalah kontribusi dari ASN dan masyarakat untuk umat dengan bersedekah dan infak setiap bulan lewat Baznas selaku pengelola badan amil zakat, kelasnya.
H. A. Latif juga mengharapkan bagi peserta yang dikhitan semoga menjadi anak-anak sehat, solehah dan ahlatul karimah. "Baznas punya tujuan utama untuk membasmi angka kemiskinan dan lewat acara ini kami minta kepada para dermawan, ASN dan masyarakat yang mampu untuk mensedekakan dan berinfak di Baznas," pinta Aji Leto.
Lanjut Aji Leto, saat ini Baznas ada program bagi miskin ekstrim dengan memberikan bantuan rumah layak huni, selanjutnya akan diserahkan gerobak bagi penjual bakulan 20 unit, tutupnya.
Sementara disambutan terakhir dan membuka kegiatan sunatan massal tersebut, Walikota Bima yang diwakili Staf Ahli Bidang Kesra SDM Hj. Suharni, SE, merespon kegiatan sosial ini. Pasalnya, Tahun 2026 nanti anggaran di seluruh daerah berkurang sehingga tidak bisa mendukung kegiatan seperti ini. Jadi apa yang dilakukan oleh IWAPI 2025 ini sangat membantu daerah tentunya dan diharapkan organisasi lainnya dapat mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya, harapnya singkat. (TN - 01/Adv.)
COMMENTS