![]() |
| Kepsek Siti Rahmah, Ketua Komite H. Jamal dan Pengawas Pembina Rohani saat pimpin rapat RKAS BOSP TA 2026. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- SDN 14 Sadia Kota Bima Sabtu (15/11/2025) menggelar rapat Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran (TA) 2026, dimana sekolah ini mendapatkan kucuran Dana BOSP reguler selama Tahun 2026 senilai Rp. 259.570.00 sesuai jumlah siswa dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah. "Anggaran Rp. 259 jutaan tersebut dicairkan per triwulan (3 bulan sekali). Sehingga dapat ditafsirkan akan menerima Rp. 60 Jutaan lebih setiap 4 x dalam setahun," ujar Siti Rahmah, S. Pd selaku Kepala Sekolah.
Nah, kata Kepsek Siti Rahmah dari total bantuan tersebut, dalam rapat penyusunan RKAS BOSP TA 2026 nanti pihaknya bersama bendahara BOSP menetapkan 28 perencanaan kegiatan. Perencanaan kegiatan terbagi dari 10 porsen untuk pengadaan buku, 20 porsen untuk honorer, 20 porsen bagi sarana dan prasarana serta 50 porsen untuk kegiatan lain-lain.
Maksudnya, pada perencanaan kegiatan tersebut diantaranya, pendaan bangku kelas yang baru sebanyak 30 unit/buah dan kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) yabg digelar setiap hari Sabtu selama 1 tahun. "Kegiatan Kombel tersebut tetap digelar dan dilakukan secara berlanjutan, karena di hari Sabtu itu dapat mengevaluasi selama 5 hari kedepan (Senin - Jum'at)," jelas Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Mpunda ini.
Rapat ini juga dihadiri oleh Ketua Komite H. Jamaluddin, S. Pd dan Pengawas Pembina Rohani, S. Pd., M. Pd. Dalam sambutannya H. Jamaluddin (pensiunan guru SMAN 2 Kota Bima) ini mengusulkan pada pihak sekolah untuk memiliki program unggulan, sehingga warga lain diluar Kelurahan Sadia akan pilih masuk ke sekolah ini, harap H. Jamal sapaan akrabnya.
H. Jamal juga menambahkan dalam waktu dekat ini, akan mengadakan rapat komite dengan menghadirkan seluruh wali murid Kelas 1-6. Dalam rapat tersebut saya akan mengusulkan harus ada iuran sumbangan dari wali murid minimal Rp. 5 ribu setiap bulannya. Hal ini untuk mendukung pencapaian mutu pendidikan di sekolah ini. Pasalnya, pos dari anggaran dana BOSP itu masih banyak kekurangan yang tidak disentuh, maka lewat dana komite inilah yang akan menutupinya, "insyaallah," kata Aji Jamal.
Sementara itu, Pengawas Pembina Rohani lebih banyak menekankan kedisplinan, evaluasi raport pendidikan, Smart TV untuk digunakan semestisya, dan cek program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan maupun hingga selesai makan. Apabila ada kendala tentang pelayanan MBG segera dilaporkan dan komunikasi dengan pihak terkait (Pemilik Dapur) maupun dengan dinas terkait. "Sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), agar MBG tidak dibawah pulang kerumah, " pintah Rohani. (TN - 01/Advetorial)

COMMENTS