![]() |
| Asikin saat berpidato perpisahan Jum'at (13/02/2026) di sekolah sebelumnya (SDN 2 Suntu). |
Artikel : Oleh Asikin.
Pengabdian 11 Tahun 11 Bulan 13 Hari di SDN 2 Suntu Kota Bima
28 Febrauari 2014
13 Februari 2026
Pengabdian selama sebelas tahun, sebelas bulan, dan tiga belas hari di SDN 2 Suntu Kota Bima bukan sekadar hitungan waktu. Ia adalah jejak langkah kehidupan—panjang, sunyi, kadang berat, namun selalu dipenuhi harapan. Di setiap pagi yang dimulai dengan doa, di setiap langkah menuju ruang kelas, tersimpan niat sederhana: hadir untuk memberi, membersamai, dan menyalakan mimpi anak-anak yang kelak akan menatap dunia dengan keyakinan.
SDN 2 Suntu bukan hanya tempat bertugas, tetapi telah menjadi rumah kedua—tempat hati belajar memahami arti kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan. Di sanalah tawa anak-anak menjadi penawar lelah, semangat mereka menjadi penguat langkah, dan kebersamaan dengan rekan sejawat menjadi pelita dalam setiap perjalanan. Banyak cerita terukir, banyak pelajaran terpatri—tentang jatuh dan bangkit, tentang mencoba dan percaya, tentang memberi tanpa menuntut kembali.
Pengabdian ini mengajarkan bahwa mendidik bukan hanya tentang ilmu, tetapi tentang menyentuh hati. Tentang menanam harapan di jiwa-jiwa muda, tentang memeluk mimpi mereka dengan doa, dan tentang percaya bahwa setiap usaha kecil yang dilakukan dengan tulus akan berbuah kebaikan. Mungkin tidak hari ini, mungkin belum terlihat sekarang, tetapi suatu saat akan tumbuh—menjadi cahaya bagi masa depan.
Tidak semua langkah mudah, tidak semua jalan lurus. Ada lelah yang dipendam, ada air mata yang diam-diam jatuh, ada doa yang hanya langit yang tahu. Namun dari semua itu, lahir kekuatan—bahwa pengabdian adalah tentang bertahan, tentang setia, tentang terus berjalan meski langkah terasa berat. Karena di balik setiap pengorbanan, selalu ada makna indah yang Allah siapkan.
Semua yang telah dilalui adalah proses dari sebuah perjalanan hidup. Insya Allah, setiap ikhtiar yang dijalani dengan hati yang tulus akan menemukan jalannya. Dan suatu saat, perjalanan ini pasti kembali—kembali pada makna awal pengabdian, kembali pada kenangan yang menguatkan, kembali membawa cerita yang tak akan pernah usang oleh waktu.
Bersama, kita belajar bahwa kebersamaan adalah kekuatan. Bersama kita “BISA” melewati setiap tantangan dengan harapan dan keyakinan. Dari SDN 2 Suntu Kota Bima, titip rindu dan doa untuk semua—untuk anak-anak yang pernah belajar dengan penuh semangat, untuk rekan seperjuangan yang tak pernah lelah, dan untuk seluruh keluarga besar sekolah tercinta. Semoga setiap langkah pengabdian ini menjadi amal kebaikan yang terus hidup, mengalir, dan memberi manfaat—hari ini, esok, dan selamanya. (***)
Penulis : Asikin, S. Pd. Gr (Kepala SDN 12 Sarae Kota Bima)

COMMENTS