![]() |
| Koperasi Obor Guru Bima. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Koperasi Pengawai Republik Indonesia (KPRI) Obor Guru - Guru Bima menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Aula SMK Negeri 2 Kota Bima Sabtu (14/02/2026) pagi hingga sore hari, RAT tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima Drs. H. Mahfud, M. Pd dan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima Ruslan, SE., MM.
KPRI Obor Guru - Guru Bima merupakan koperasi pegawai negeri terbesar di Kota Bima, jadi setiap Rapat Anggota Tahunan koperasi bagi guru ini selalu dibanjiri door prize (hadiah-hadiah menarik), sebut saja hampiri seluruh anggota mendapatkan door prize dimaksud mulai dari bingkisan kecil, menengah dan istimewah. Ketua KPRI Obor Guru - Guru Bima Arif, S. Pd dalam laporannya menyampaikan sebagai pengurus tentunya tidak bisa menyenangkan anggota tapi dengan dana cadangan dari 30 porsen (Rp. 6 M lebih) dan 10 porsen diantaranya dipergunakan untuk nagi Sisa Hasil Usaha (SHU) bagi anggota.
Berkaitan dengan kepengurusan dan kepemilikan aset Obor yang merupakan perjuangan dari kepengurusan sebelumnya yang kami lanjutkan sekarang, patut kita jaga secara bersama-sama. “Dalam kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, mengingat tinggal menghitung hari kita sebagai Umat Islam memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H dan selamat menjalankan ibadah puasa,” ujar Arif guru SDN 29 Tanjung Kota Bima.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dikpora H. Mahfud dalam sambutannya mengatakan koperasi yang menaungi guru adalah Obor Guru Bima, selain itu ada Koperasi Jaya dan Koperasi Sri Kandi. "Setiap sekolah itu harus ada koperasi, contohnya ketika pengadaan baju seragam sekolah maka bisa diadakan oleh koperasi sekolah. Maksudnya, menjadi anggota koperasi itu punya kewajiban, jadi harus taati aturan,” singkatnya.
Sementara Ketua KPRI Kota Bima Mursalim, S. Pd menilai RAT tahun bukun 2025 masih "Standar" jadi diharapkan bagi pengurus koperasi Obor agar tahun depan menggelar workshop bagi anggotanya, agar anggota paham tentang koperasi. “Di Kota Bima ini koperasi besar, adalah Koperasi Sabua Ade dengan memiliki anggota sebanyak 1.667, disusul Koperasi Obor dengan jumlah anggotanya 556 orang. Jadi koperasi Obor ini ada di urutan kedua sebagai KPRI terbesar se Kota Bima. “Saya harap anggota berdisiplin dan mari kita kelolah anggaran tersebut sesuai SOP yang berlaku,” harap guru SMK Negeri 1 Kota Bima ini.
Sedangkan sambutan terakhir, Kepala Koperindag Ruslan, SE, MM memberikan apreasiasi bagi pengurus dan pengawas KPRI Obor Guru-Guru Bima dan rapat ini paling meriah pada RAT Tahun buku 2025 yang digelar awal Tahun 2026 ini, kemarin ada RAT koprasi Sri Kandi meriah pula tapi ternyata lebih meriah RAT koperasi Obor
Terkait dana cadangan 30 porsen itu, kami akan cek juknisnya tapi kami mendukung program Pengurus Obor Guru Bima ini, tapi dengan catatan agar dana bagi anggota perlu dinaikan. Hal ini sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku serta sesuai AD ART. Dari laporan yang kami terima 30 porsen bersifat produktif dan 70 porsen konduktif, jadi kami harapkan agar tahun depan dibalik yakni 70 porsen untuk produktif. Sementara terkait penggunaan IT agar koperasi Obor Guru Bima bisa bekerja sama dengan Bank terkait penanggihan dengan memanfaatkan teknologi pada peningkatan bagi anggota, khususnya penagihan iuran wajib kepada anggota.
Berdasarkan reting 2 tahun yang lalu koperasi Obor ini menurun, dibandingkan di tahun-tahun sebelumnya dan saat ini renting tertinggi jatuh pada Koperasi Sri Kandi. "Semoga koperasi Obor Guru-Guru Bima bisa meningkatkan kesejahteraan anggotanya di tahun-tahun yang akan dating,” harap Ruslan eks Sekretaris Badan Kepengawaian, Pemberdayaan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima. Dari pantauan langsung media ini, RAT tersebut diakhri dengan kegiatan pembagian door prize. (TN – 01/Advetorial)

COMMENTS