Foto :H. Johan Rosihan ST.,M.H. 𝘗𝘰𝘭𝘪𝘵𝘪𝘴𝘪 𝘒𝘦𝘳𝘢𝘬𝘺𝘢𝘵𝘢𝘯, 𝘗𝘦𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘗𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯, 𝘥𝘢𝘯 𝘗𝘶𝘵𝘳𝘢 𝘚𝘢𝘮𝘢𝘸𝘢 𝘥𝘪 𝘚𝘦𝘯𝘢𝘺𝘢𝘯,
H. Johan Rosihan dikenal sebagai politisi yang dekat dengan rakyat, vokal memperjuangkan aspirasi petani, serta konsisten menyuarakan isu ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan daerah.
Gaya politiknya dikenal membumi, lugas, dan lebih menekankan substansi daripada seremoni.
Ini Profil Singkatnya :
Nama lengkap: H. Johan Rosihan, S.T.
Lahir : Sumbawa, 29 Oktober 1972
Agama : Islam
Istri : Wahidah
Anak : 5 orang
Partai Politik : Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Daerah Pemilihan : NTB I (Pulau Sumbawa).
Riwayat Pendidikan
Perjalanan pendidikan beliau menunjukkan proses panjang yang penuh perjuangan:
SD Negeri 2 Lape (1979–1985)
SMP Negeri 1 Empang (1985–1988)
SMA Negeri 1 Sumbawa Besar (1988–1991)
Fakultas Teknik Universitas Mataram (1992–1998)
Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Azhar Mataram / S1 (2004–2009).
Perjalanan Karier Politik
Karier politik Johan Rosihan dimulai dari tingkat provinsi sebelum melangkah ke Tingkat Nasional.
Anggota DPRD Provinsi NTB periode 2004–2009
Sekretaris Komisi III Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup
Anggota DPRD Provinsi NTB periode 2009–2014
Sekretaris Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan
Anggota DPRD Provinsi NTB periode 2014–2019
Anggota DPR RI periode 2019–2024 mewakili NTB I
Anggota DPR RI periode 2024–2029 mewakili NTB I
Anggota Komisi IV DPR RI (bidang pertanian, kehutanan, kelautan, dan pangan).
Kiprah dan Perjuangan
Sebagai legislator Nasional, Johan Rosihan dikenal sangat aktif menyuarakan isu kerakyatan, terutama:
memperjuangkan harga jagung dan gabah petani, mengkritisi kebijakan pangan yang tidak berpihak pada rakyat, mendorong ketahanan pangan nasional, menyoroti isu lingkungan, kehutanan, dan ekonomi hijau, memperjuangkan aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa di tingkat pusat.
H. Johan juga dikenal vokal mengkritik program pemerintah yang dianggap tidak efektif, termasuk proyek-proyek pertanian yang dinilai membebani anggaran negara.
Aktivitas Organisasi
Selain di parlemen, H. Johan aktif dalam organisasi kepemudaan dan partai serta Mantan Ketua KAMMI NTB.
Pernah menjadi Ketua Bapilu PKS NTB
Ketua DPP PKS BPW Bali–Nusra
Aktif dalam kaderisasi dan pembinaan politik di PKS.
Karakter dan Gaya Kepemimpinan
Johan Rosihan dikenal sebagai:
dekat dengan petani dan masyarakat bawah, komunikatif dan lugas, kritis terhadap kebijakan pemerintah, aktif turun lapangan dan mendengar aspirasi rakyat.
Filosofi politiknya sering digambarkan dengan tiga kata : “Membumi, Substansi, dan Aspirasi.”
Refleksi :
Perjalanan Johan Rosihan menunjukkan bahwa politik bukan sekadar panggung kekuasaan, tetapi ruang perjuangan.
Dari daerah hingga Senayan, beliau tetap konsisten membawa isu rakyat kecil—khususnya petani dan masyarakat Pulau Sumbawa.
Semangat keberpihakannya pada sektor pangan memberi pelajaran bahwa pemimpin harus hadir di tengah persoalan nyata masyarakat.
Nama H. Johan Rosihan, S.T. kini menjadi salah satu tokoh politik nasional asal Sumbawa yang diperhitungkan.
Kiprahnya di DPRD NTB maupun DPR RI menunjukkan perjalanan panjang seorang politisi yang tumbuh dari bawah, matang oleh proses, dan tetap membawa semangat pengabdian.
Sosok Haji Johan memberi gambaran bahwa seorang politisi tidak harus jauh dari rakyat. Dengan gaya sederhana, bahasa lugas, dan keberanian bersuara, beliau hadir sebagai penyambung aspirasi masyarakat kecil. Semoga kiprah beliau menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani berjuang, berani bersuara, dan tetap berpihak kepada kepentingan rakyat. (***)
COMMENTS