$type=grid$count=5$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Kronologi Kasus Pencabulan di Ponpes Al Furqan Cenggu - Bima

 



Diduga puluhan santri laki-laki dari salah satu Pondok Pesantren di Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima menjadi korban pelecehan seksual. Dimana terduga pelakunya adalah pimpinan ponpes itu sendiri berinisial RS (50) dan seorang guru pengajar berinisial SY (46).

Tercatat sebanyak 10 orang korban rata-rata mengalami kekerasan seksual saat duduk di bangku kKelas 2 SMP. Bentuk pelecehan yang mereka alami bervariasi, mulai dari perabaan pada bagian vital hingga pencabulan yang dilakukan oleh RS dan SY.

Aksi ini diduga dilakukan saat para santri tertidur pulas setelah seharian mengikuti kegiatan di ponpes. Ketika korban melawan dalam posisi tidur, pelaku tetap menarik dan melanjutkan perbuatannya.

Kasus ini diduga sudah berlangsung lama dan jumlah korbannya tidak sedikit. Namun tidak ada santri yang berani melapor karena pelaku adalah pimpinan dan guru di tempat mereka menuntut ilmu. Kasus ini akhirnya terungkap setelah salah satu santri berani bercerita kepada orang tuanya, lalu ditindaklanjuti secara hukum. Kini RS yang bertempat tinggal di lingkungan ponpes, sedangkan SY berasal dari Rasanae Barat Kota Bima (keduanya) sudah diamankan di Polres Bima Kabupaten.

Sehingga, pelajaran kita semua dari kasus tersebut bahwa kepercayaan besar para wali murid (orang tua) yang menitip putra-putrinya di Ponpes harus dibarengi pengawasan yang sama besar. Pasalnya, asrama itu rumah kedua bagi para santri, tapi justru di sanalah celah paling rawan ketika kontrol longgar dan ronda malam cuma formalitas. Sehingga keamanan anak tidak bisa hanya diserahkan ke "nama baik" lembaga, CCTV, sistem kamar, dan jadwal piket harus benar-benar jalan dan hanya sebagai pajangan semata.

Selanjutnya, jangan sampai rasa "sungkan" kepada lembaga yang membuat kita menutup mata, karena ponpes adalah tempat mulia untuk menuntut ilmu, tapi oknum bejat bisa ada di mana saja. Mari mengutuk perbuatan pelaku bukan berarti membenci ponpes. Justru dengan berani mengutuk dan mengawal proses hukum, sama halnya kita sedang menyelamatkan nama baik ribuan ponpes lain yang benar-benar mendidik dengan amanah.

Sementara itu, yang paling terpenting adalah mengajarkan ke anak-anak untuk berani bersuara. Karena kasus di Ponpes ini yang melibatkan 10 korban itu, patut diduga tidak terjadi dalam sehari. jadi kalau dari awal anak-anak (santri) diedukasi soal batasan tubuh, mana sentuhan yang wajar dan mana yang tidak, serta punya orang dewasa yang bisa dipercaya untuk mengadu, mungkin tragedi ini bisa dicegah. Kawal kasusnya sampai tuntas, tapi jangan lupa benahi sistemnya agar tidak ada lagi korban berikutnya. (***)

COMMENTS

Name

Advetorial,1289,Advetorial.,2,Agama,1,Ansuransi Jiwa,1,Artiek,1,Artikel,140,Artiket,7,Artkel,1,asn,44,bahas-percepatan-pembentukan-politeknik-bupati-bima-terima-tim-vokasi-unram,1,Bencana,1,Bima,865,BimaAdvetorial,2,Bina,1,Budaya,11,Budaya Daerah,1,Budaya dan Pariwisata,1,bupati-bima-serahkan-dana-zis,1,Cerita Rakyat,1,Cerita Rakyat Sulawesi,1,Desa,1,Dompu,18,DRPD Kota Bima,2,Ekonomi,31,Ekonomi dan Bisnis,45,Ekonomi dan Bisnis.,1,Ekonomi dan Kemasyarakatan,5,Ekonomi dan Pangan,1,Ekonomi Kemasyarakatan,1,Figur,159,Figure,1,Fogury,1,Gowa,1,Headline,127,hetline,142,HukKrim,18,Hukum dan Kriminal,133,Ikan,1,Iklan,49,Infrastruktur,1,Internasional,1,Islam,8,Jakarta,3,Kabupaten Bima,1,Keagamaan,285,Keagamaan dan Pemerintah,2,Keagamanaan,23,Keagamanaan dan pemerintahan,7,Kebudayaan,37,Kebudayaan dan Kesenian,2,Kebudayaan dan Pariwisata,1,Kehutanan,14,kehutanan dan pertanian,3,Kejadian,1,Kejadian Tragis,1,Kelautan dan Perikanan,1,Kemasyarakatan,106,Kemasyarakatan dan Infrastruktur,1,Kepemudaan,1,Kepolisian,1,Kesehatan,119,Kesehatan dan Kemasyarakatan,1,kesehatan dan pemerintahan,5,Kesenian,23,Kesenian dan Budaya,1,Kesenian dan Keagamaan,2,Kesenian dan Kebudayaan,7,Ketenagakerjaan,2,Keuangan,3,Keuangan dan Ekonomi,1,Kisah Kehidupan,1,Korupsi,1,Kota Bima,1560,Kota Bima,633,Kota Bima.,1,Kota Bma,1,Kota.Bima,1,Legislatif,9,Lingkugan,2,Lingkungan,79,Linkungan,1,Lombok Barat,1,Makasar,1,Makassar,3,Masyarakat,1,Masyarakatan,1,Mataram,160,mq1qwqw q .,1,Naisonal,1,Narkotika,2,Nasional,297,Nasional dan Pemerintahan,3,NTB,1,Olahraga,242,Olahraga Tradisional,1,olahray,1,Opini,32,Organisasi Wanita,33,P,1,Pariwasata,2,Pariwisata,43,Peduli,1,Pelayaran,1,Pembangunan,4,Pemenrintahan,1,Pemeriksaan,1,Pemeringahan,1,Pemerintah,46,Pemerintaha,3,Pemerintahah,1,Pemerintahan,2209,Pemerintahan dan kesehatan,20,Pemerintahan dan lingkugan,2,Pemerintahan dan Olahraga,6,Pemerintahan dan pendidikan,6,Pemerintahan Ekonomi,1,Pemerintahan Kota Bima,1,Pemrintahan,1,Pemuda dan Olahraga,1,Pendididkan,16,Pendidikan,1636,Pendidikan dan ekonomis,1,Pendidikan dan kesenian,3,Pendidikan dan Olahraga,13,Pendidikan dan Pemerintahan,3,pendidikan Mataram,1,Pendidikan Pemerintah,2,Pendidikant,1,Peristiwa,47,Pers,2,Pertanahan,1,Pertanian,24,Peternakan dan Pertanian,2,polit,1,Politik,100,Politik dan Kemasyarakatan,6,Politik Kemasyarakatan,1,Polri,26,Pori,1,Potret Dunia Pendidikan Terkini,33,Profil,2,Pusat,1,Pwndidy,1,q.wq .0️⃣🐲🐲🐲🐲 dan Ekonomi,1,raih-wtp-berturut-turut-tujuh-kali-bupati-terima-piagam-menkeu,1,Sejarah,21,Sejarah Bima,2,Serba-Serbi,59,Sobsbud,30,sosial,17,sosial dan lingkungan,1,Sosial Kemasyarakatan,4,Sosial Kemasyarakatan Pemerintahan,1,Sumbawa,2,teknologi dan digital,1,TNI,68,TNI/Polri,14,Tradisi,1,Usaha dan Ekonomi,1,Wanita,1,
ltr
item
REDAKSI TUPANEWS.ID - BERITA NEWS: Kronologi Kasus Pencabulan di Ponpes Al Furqan Cenggu - Bima
Kronologi Kasus Pencabulan di Ponpes Al Furqan Cenggu - Bima
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVvx22LsV9b6NuD3Y7c5cx-mbOpQSN_-S2z_RXzfStgmrKc2QR_IDMklgUzn7bD_CcVjvAI9WxkJXcbDDtaKGT-k0aoiaLyOGTMBrEBnaEr1ab2YEvYYf1RmtgI-PKdXXrLGzIJ7tMgv38nusTPWcFscrrDyYg-NAU8_QUdS1u4ccxYlNOecMit1pl3B_z/s320/FB_IMG_1780224498969.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVvx22LsV9b6NuD3Y7c5cx-mbOpQSN_-S2z_RXzfStgmrKc2QR_IDMklgUzn7bD_CcVjvAI9WxkJXcbDDtaKGT-k0aoiaLyOGTMBrEBnaEr1ab2YEvYYf1RmtgI-PKdXXrLGzIJ7tMgv38nusTPWcFscrrDyYg-NAU8_QUdS1u4ccxYlNOecMit1pl3B_z/s72-c/FB_IMG_1780224498969.jpg
REDAKSI TUPANEWS.ID - BERITA NEWS
https://www.tupanews.id/2026/05/kronologi-kasus-pencabulan-di-ponpes.html
https://www.tupanews.id/
https://www.tupanews.id/
https://www.tupanews.id/2026/05/kronologi-kasus-pencabulan-di-ponpes.html
true
8772702995069431614
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content