![]() |
| Kepala sekolah SD se-Mpunda bersama Plt Kadispora Abdul Haris Kurniawan. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.– Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Kecamatan Mpunda menggelar kegiatan Pelatihan Manajemen Digital Administrasi Guru Sekolah Dasar. Acara yang bertujuan mendorong transformasi digital di lingkungan pendidik tersebut dibuka secara resmi pada Rabu (21/10/2026) berlokasi di Aula SDN 40 Lewirato, Kota Bima.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Abdul Haris Kurniawan, S.IP., M.M., yang hadir didampingi Koordinator Pengawas, Abd. Salam, M.Pd. Turut hadir dalam pembukaan tersebut seluruh Kepala Sekolah Dasar se-Kecamatan Mpunda, pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), serta para guru peserta pelatihan.
Dalam laporannya, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Mpunda, Mulyani, S. Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya pelatihan ini serta sinergi seluruh pihak yang terlibat.
"Pemanfaatan teknologi dalam administrasi pembelajaran bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak di era digital. Melalui pelatihan KKG ini, kami ingin memastikan para guru SD di Kecamatan Mpunda memiliki kecakapan digital yang mumpuni. Hal ini penting agar tata kelola administrasi guru menjadi lebih cepat, efisien, terstruktur, serta mampu menunjang mutu proses belajar mengajar di kelas," ujar Mulyani.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, Abdul Haris Kurniawan, dalam sambutannya saat membuka kegiatan memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen KKG dan KKKS Kecamatan Mpunda yang terus berinovasi mengasah kompetensi para pendidik.
"Dinas Dikpora Kota Bima mendukung penuh akselerasi digitalisasi pendidikan di seluruh jenjang sekolah. Guru masa kini dituntut tidak hanya mahir mengajar, tetapi juga adaptif terhadap tata kelola administrasi berbasis digital. Dengan administrasi yang terintegrasi secara digital, beban efisiensi waktu guru dapat tercapai sehingga fokus utama guru untuk mendampingi tumbuh kembang peserta didik menjadi lebih optimal," tegas Abdul Haris Kurniawan.
Memasuki sesi inti, peserta menerima pemaparan materi dari Fasilitator Daerah (Fasda) sekaligus narasumber ternama, Muhammad, S. Pd., Gr. Dalam paparannya mengenai Manajemen Digital Administrasi Guru, Muhammad mengupas tuntas transformasi dokumen pembelajaran tradisional menuju sistem digital berbasis alur kerja modern.
Beberapa poin materi utama yang disampaikan meliputi :
Digitalisasi Dokumen Pembelajaran: Pengelolaan dan pengarsipan modul ajar, ATP, serta perangkat kurikulum menggunakan platform penyimpanan berbasis awan (cloud storage) agar mudah diakses dan aman dari risiko kehilangan.
Otomatisasi Asesmen dan Analisis Hasil Belajar: Pemanfaatan spreadsheet terintegrasi dan aplikasi penilaian digital untuk mempermudah pengolahan nilai, rekapitulasi presensi, hingga analisis capaian belajar siswa secara presisi.
Penggunaan Platform Edukasi Kemendikbudristek: Optimalisasi fitur Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan alat bantu digital berbasis AI secara bijak untuk mempercepat penyusunan bahan ajar interaktif.
Penyusunan Portofolio Digital Guru: Teknik penataan rekam jejak kinerja, dokumen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), serta bukti karya guru secara digital agar terorganisir dengan rapi untuk keperluan evaluasi kinerja dan akreditasi.
Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan hingga pemaparan materi berjalan tertib dan penuh antusiasme. Diharapkan pasca-pelatihan ini, seluruh guru sekolah dasar di Kecamatan Mpunda dapat langsung mengimplementasikan manajemen administrasi digital di sekolah masing-masing guna mewujudkan tata kelola pendidikan Kota Bima yang semakin maju. (TN - 01/Advetorial)

COMMENTS