KOTA BIMA, TUPA NEWS.— Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Rasanae Barat memantapkan kesiapan para pendidik dalam menghadapi evaluasi akademik melalui kegiatan Belajar Bersama Guru Tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Rasanae Barat yang digelar di Aula SDN 29 Tanjung Kota Bima, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Strategi Taklukkan TKA Raih Skor Maksimal” ini menghadirkan Fasilitator Daerah (Fasda), Muhammad, S.Pd., sebagai narasumber utama untuk membedah pendekatan teori dan teknis penyelesaian soal Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dalam pemaparannya, Muhammad, S.Pd. menekankan bahwa untuk mengantarkan siswa meraih skor maksimal, guru terlebih dahulu harus menguasai landasan teoritis penyusunan soal modern yang berfokus pada kecakapan berpikir kritis.
Beberapa poin teori dan strategi kunci yang dibeberkan oleh narasumber meliputi:
Teori Taksonomi Bloom Terintegrasi (HOTS):
Narasumber menjelaskan bahwa instrumen TKA tidak lagi menguji hafalan (Low Order Thinking Skills), melainkan berada pada tingkatan Analyzing (C4), Evaluating (C5), dan Creating (C6). Guru dibimbing untuk merancang soal stimulus yang menuntut siswa menganalisis data, grafik, maupun narasi kompleks.
Teori Literasi-Numerasi Kontekstual:
Muhammad memaparkan bahwa TKA mengukur kemampuan literasi membaca dan numerasi berbasis masalah dunia nyata (real-world problem solving). Guru diajak memahami kerangka kerja PISA/AKM, di mana siswa diuji dalam menginterpretasikan informasi, menemukan implikasi, dan memvalidasi argumen.
Teori Respon Butir (Item Response Theory / IRT):
Dalam konteks penilaian dan strategi pencapaian skor, narasumber membedah bagaimana bobot soal dihitung berdasarkan tingkat kesukaran dan daya pembeda. Guru diberikan pemahaman tentang pentingnya melatih siswa mengelola waktu dan memprioritaskan penyelesaian soal berbobot strategis.
Metode Scaffolding dalam Pendampingan Kelas:
Sebagai langkah aplikasi di ruang kelas, narasumber menyarankan penggunaan teknik scaffolding (pembimbingan bertahap), di mana guru memberikan bantuan awal secara intensif saat membahas soal kompleks, kemudian secara perlahan mengalihkan kemandirian berpikir sepenuhnya kepada siswa.
Antusiasme Peserta dan Implementasi Kelas
Pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi bedah contoh soal dan simulasi penyusunan instrumen evaluasi yang interaktif. Para peserta yang terdiri dari jajaran guru dan kepala sekolah SD se-Kecamatan Rasanae Barat tampak antusias mendiskusikan berbagai kendala pembelajaran di sekolah masing-masing.
Melalui pembekalan materi berbasis teori mendalam dan strategi praktis dari Fasda Muhammad, S.Pd., KKKS Rasanae Barat optimistis para guru mampu mentransfer metode pembelajaran yang lebih efektif, sehingga siswa siap secara mental dan akademis untuk meraih hasil predikat maksimal pada ujian TKA mendatang. (TN - 01)

COMMENTS