KOTA BIMA, TUPA NEWS.— Sangat pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan nonformal terus ditegaskan oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bima. Selama tiga hari berturut-turut, SKB Kota Bima sukses menggelar kegiatan refleksi dan diklat peningkatan kinerja bagi para pamong belajar serta tutor kesetaraan.
Berlangsung hangat dan interaktif di Aula SKB Kota Bima, kegiatan strategis ini didanai melalui alokasi BOSP Kinerja 2026. Sebanyak 17 orang pamong belajar dan tutor kesetaraan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi yang dirancang untuk mendongkrak mutu pendidikan di satuan pendidikan nonformal tersebut.
Kepala SKB Kota Bima Intansari, M. Pd., menyampaikan bahwa kegiatan refleksi ini merupakan langkah nyata dalam mengevaluasi sekaligus mengupgrade kompetensi tenaga pendidik. "Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan para pamong belajar dan tutor memiliki kesiapan serta kapasitas yang mumpuni dalam menghadapi tantangan pendidikan modern, terutama dalam peningkatan tata kelola dan metode pembelajaran," ujarnya pada media ini Rabu siang diruangannya.
Rangkaian acara selama tiga hari tersebut menghadirkan narasumber-narasumber hebat di bidangnya dengan fokus materi yang berbeda setiap harinya:
Hari Pertama (Senin, 12 Oktober 2026): Dibuka dengan materi mendalam dari Muhajirin, M.Pd., yang memaparkan tentang penguatan refleksi implementasi tata kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sesi ini fokus pada pembenahan standar mutu secara berkelanjutan di lingkungan SKB.
Hari Kedua (Selasa, 13 Oktober 2026): Dilanjutkan oleh Vivi Sumanti, M. Pd., yang mengupas tuntas strategi penguatan literasi dan numerasi. Materi ini sangat krusial untuk membekali tutor dalam meningkatkan kemampuan dasar peserta didik kesetaraan.
Hari Ketiga (Rabu, 14 Oktober 2026): Ditutup dengan sesi penuh inspirasi bersama narasumber ahli Andan Januar Jaya, ST (Fasilitator Daerah) merupakan perwakilan dari Widya Prada BPMP, yang membedah tuntas topik penguatan digitalisasi pembelajaran. Di era teknologi saat ini, pemanfaatan media digital menjadi kunci utama agar proses belajar mengajar semakin menarik dan adaptif.
Melalui dukungan BOSP Kinerja 2026 ini, SKB Kota Bima optimis mutu layanan pendidikan kesetaraan dan nonformal di Kota Bima akan semakin profesional, inovatif, dan berdampak langsung pada kemajuan peserta didik. (TN - 01/Advetorial)

COMMENTS