KOTA BIMA, TUPA NEWS.— Keluarga besar SDN 66 Kuta Kota Bima secara resmi memulai pembangunan Musholla Ar - Rasyid di area barat halaman sekolah pada Jumat (23/10/2026) pagi. Pembangunan sarana ibadah ini terwujud berkat inisiatif dan kesepakatan murni seluruh dewan guru secara sukarela dan swadaya dengan masyarakat sekitar.
Musholla berukuran 5 x 7 meter tersebut rencananya akan dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) bagi para siswa. Langkah ini diambil mengingat lokasi sekolah yang berada di bagian utara Kelurahan Nungga, Kecamatan Rasanae Timur, cukup jauh dari Masjid maupun tempat ibadah warga sekitar.
Kepala SDN 66 Kuta, Arsid, S.Pd., mengungkapkan bahwa sejak sekolah ini berdiri pada tahun 1981, kegiatan pembinaan Imtaq siswa selalu memanfaatkan ruang kelas. Karena itu, memasuki sembilan bulan masa jabatannya—setelah dilantik oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., pada 8 Februari 2026 lalu—ia berkomitmen mewujudkan musholla sekolah.
"Alhamdulillah, sebanyak 23 guru yang terdiri dari 2 ASN, 11 PPPK, dan 10 PPPK Paru Waktu sepakat mengikhlaskan sumbangan, baik berupa materi, tenaga, maupun pikiran demi pembangunan musholla ini," ujar mantan Kepala SDN 13 Kolo tersebut.
Hebatnya, pengerjaan fondasi awal bangunan tersebut tuntas hanya dalam tempo satu hari berkat tingginya semangat gotong royong. "Luar biasa kebersamaan para guru dan warga di sekitar sekolah ini," ungkap Arsid penuh haru.
Guna merampungkan seluruh tahapan bangunan hingga siap digunakan, pihak sekolah membuka pintu bagi para donatur yang ingin berpartisipasi.
"Lewat pemberitaan ini, kami sangat berharap uluran tangan dan kepedulian dari berbagai pihak yang tidak mengikat—baik Pemerintah Daerah, dinas terkait, Baznas, maupun BUMN/BUMD—agar pembangunan Musholla Ar - Rasyid dapat segera terselesaikan," harapnya. (TN - 01)

COMMENTS