![]() |
| Dewan guru SMPN 9 Kota Bima. |
Kota Bima, Tupa News.- Untuk merealisasikan Surat Edaran Walikota Bima Nomor 541/649/XII/2018 Tentang implementasi motto daerah Kota Bima “Maja Labo Dahu”, membumikan Al Qu’ran dan memakmurkan masjid. Maka Kepala SMPN 9 Kota Bima M. Nasir, S. Pd bertekad untuk melaksanakan beberapa program unggulan, yakni pertama setiap pagi hari sebelum proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mewajibkan siswa untuk membaca Al Qur’an secara bersama-sama lebih kurang 30 menit.
Kedua melaksanakan kegiatan ekskul berupa Tahfidz, Tahsin dan Tilawah, ketiga melaksanakan sholat Dhuhur Berjama’ah setiap hari, kecuali hari Jum’at serta keempat mengembangkan kebiasaan siswa yang dikemas dalam Sembilan ‘S’ (Senyum, Salam, Sapa, Santun, Sampah, Sedekah, Sholat, Silahturahim dan Syukur) dalam rangka pembentukan karakter siswa.
Untuk menunjang program unggulan tersebut maka munculan insiatif membangun Musholah dengan mengajak seluruh ekosisten yang ada di sekolah dalam rangka membangun mushollah setempat. Mulai dari unsur Pemerintah Kecamatan Rasanae Timur, Pemerintah Kelurahan Kodo, Komite Sekolah, Tokoh Masyarakat, guru, pegawai dan siswa.
![]() |
| Mushollah milik SMPN 9 Kota Bima yang dibangun oleh M. Nasir selaku Kepala Sekolah setempat. |
Bermula dari pembangunan mushollah sekolah yang murni dibangun dari hasil gotong royong dan swadaya dari seluruh guru, pegawai, komite sekolah, alumni dan siswa mampu mengantarkan SMPN 9 Kota Bima yang berdomisili di Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae Timur (Ujung Timur Kota Bima) terpilih sebagai sekolah satu-satunya tingkat SMP di Kota Bima yang ditetapkan sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) sesusai keputusan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (Dikdas), dan Pendidikan Menengah (Dikmen) Kemendikbud RI Jumeri Nomor : 6555/C/HK.00/2021 pada tanggal 30 April 2021 Tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana Program Sekolah Penggerak.
SMPN 9 Kota Bima saat ini hanya memiliki siswa sebanyak 184 orang, dengan jumlah guru PNS 20 orang, 11 orang berstatus K-II (TU 5 orang dan guru 6 orang) serta pegawai lepas 16 orang (Terdiri dari 10 orang guru, 5 orang TU dan 1 orang penjaga sekolah). Sekolah yang berdiri tepatnya pada tanggal 26 Mei 2000 dengan luas lahan 14213 M2.
Pada Tupa News Kepala SMPN 9 Kota Bima M. Nasir, S. Pd Senin (03/05/2021) mengatakan, sekolahnya terpilih sebagai pelaksana program sekolah penggerak atau SPS tersebut semuanya atas ijin Allah SWT dan pengumuman dan penetapan SPS Tahun 2021 ini bertepatan dengan bulan penuh berkah (Ramadhan 1442 H) serta bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2021. “Ini rahmad yang diberikan Allah SWT kepada saya dan keberhasilan sekolah ini menuju nasional atas hasil kebersamaan dan gotong royong dari selruh dewan guru dan sisiwa yang mengantarkan SMPN 9 Kota Bima terpilih sebagai PSP,” ujarnya.
Adapun profil M. Nasir sebagai berikut, di angkat sebagai PNS per 1 Desember 1994 dan ditempatkan di SMP Negeri 1 SibuluE Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan hingga Tahun 1999. Mahasiswa Alumni Universitas Negeri Makassar (IKIP) Ujung Pandang Tahun 1994 ini dimutasi ke kampung halaman tepatnya di SMPN 9 Kota Bima Tahun 1999 sebagai guru Mata Pelajaran (Mapel) PPKN.
Setahun kemudian (Tahun 2000, red) pindah menjadi guru PPKN lagi di SMPN 3 Kota Bima hingga 29 Januari 2020. Mantan Wakasek SMPN 3 Kota Bima periode Tahun 2005 – 2020 pada 30 Januari 2020 dipercayakan untuk memimpin SMPN 9 Kota Bima hingga sekarang. (TN – 01)
SMPN 9 Kota Bima saat ini hanya memiliki siswa sebanyak 184 orang, dengan jumlah guru PNS 20 orang, 11 orang berstatus K-II (TU 5 orang dan guru 6 orang) serta pegawai lepas 16 orang (Terdiri dari 10 orang guru, 5 orang TU dan 1 orang penjaga sekolah). Sekolah yang berdiri tepatnya pada tanggal 26 Mei 2000 dengan luas lahan 14213 M2.
Pada Tupa News Kepala SMPN 9 Kota Bima M. Nasir, S. Pd Senin (03/05/2021) mengatakan, sekolahnya terpilih sebagai pelaksana program sekolah penggerak atau SPS tersebut semuanya atas ijin Allah SWT dan pengumuman dan penetapan SPS Tahun 2021 ini bertepatan dengan bulan penuh berkah (Ramadhan 1442 H) serta bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2021. “Ini rahmad yang diberikan Allah SWT kepada saya dan keberhasilan sekolah ini menuju nasional atas hasil kebersamaan dan gotong royong dari selruh dewan guru dan sisiwa yang mengantarkan SMPN 9 Kota Bima terpilih sebagai PSP,” ujarnya.
Adapun profil M. Nasir sebagai berikut, di angkat sebagai PNS per 1 Desember 1994 dan ditempatkan di SMP Negeri 1 SibuluE Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan hingga Tahun 1999. Mahasiswa Alumni Universitas Negeri Makassar (IKIP) Ujung Pandang Tahun 1994 ini dimutasi ke kampung halaman tepatnya di SMPN 9 Kota Bima Tahun 1999 sebagai guru Mata Pelajaran (Mapel) PPKN.
Setahun kemudian (Tahun 2000, red) pindah menjadi guru PPKN lagi di SMPN 3 Kota Bima hingga 29 Januari 2020. Mantan Wakasek SMPN 3 Kota Bima periode Tahun 2005 – 2020 pada 30 Januari 2020 dipercayakan untuk memimpin SMPN 9 Kota Bima hingga sekarang. (TN – 01)


COMMENTS