![]() |
| Nampak rumah warga disapu angin kencang puting beliung. |
![]() |
| Sejumlah pohon tumbang, namun hingga berita ini diturunkan tidak korban hanya kerugian material saja. |
WERA - BIMA, TUPA NEWS.- Kecamatan Wera Kabupaten Bima, dikabarkan pada Selasa (13/01/2026) sekitar pukul 11.20 Wita, diterpa bencana alam (angin puting beliung) dimana peristiwa yang terjadi bersamaan dengan hujan deras tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan dan fasilitas umum di beberapa desa di kecamatan Wera setempat.
Salah satu lokasi terdampak terparah adalah Ruko milik Abdul Hamid, Pegawai Sipil POSRAMIL Kecamatan Wera, yang berada di Desa Oi Tui. Bagian atap ruko tersebut tersapu angin kencang. Selain itu, beberapa pekerja proyek drainase yang tengah menginap dirumahnya mengalami luka akibat lompat turun dari rumah yang tengah diterjangan angin dan material bangunan.
Di Desa Sangiang, sebuah rumah milik Mustamin dilaporkan roboh. Beberapa rumah warga lain di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan, namun hingga berita ini diturunkan masih dalam proses pendataan. Selain bangunan rumah, sejumlah pohon besar tumbang, termasuk yang berada di halaman SDN Mandala, bersebelahan dengan Kantor Camat Wera, sehingga menyebabkan gangguan pada fasilitas umum di sekitar area tersebut,tapi untung siswa cepat di pulangkan karena takut ada bencana susulan.
Mendapat laporan cepat dari warga, unsur terkait langsung bergerak melakukan proses evakuasi, termasuk pembersihan pohon tumbang di sekitar kawasan Bakso Mas Leo, Kolaborasi antara relawan, aparat pemerintah, dan masyarakat memungkinkan area terdampak segera diamankan dari potensi bahaya susulan.
Proses penanganan dilakukan secara gotong royong, dengan melibatkan masyarakat Kecamatan Wera yang turut membantu menggunakan peralatan pemotong kayu untuk mempercepat pembersihan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Para relawan menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga yang turut terlibat aktif dalam penanganan kondisi darurat tersebut.
Kerja sama antara pemerintah, relawan, dan masyarakat Wera dinilai sangat efektif dalam meminimalkan risiko serta dampak kerugian yang lebih besar. Kecepatan respons lapangan memberikan rasa tenang bagi warga yang memantau proses evakuasi di sejumlah titik terdampak.
Pemerintah Kecamatan Wera mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga diminta segera melaporkan kondisi berbahaya seperti pohon rawan tumbang atau kerusakan akibat angin kencang melalui kanal darurat yang tersedia.
Langkah cepat dan kolaboratif ini menjadi bukti kesiapsiagaan masyarakat Wera dalam menghadapi situasi bencana. Pemerintah berharap warga yang menjadi korban angin puting beliung segera mendapatkan bantuan dan pemulihan yang diperlukan. Begitu juga di Desa nunggi kampung cenggu sebuah pohon tumbang yang menimpa kabel listrik jalur nunggi Ntoke Tawali , kalau tidak cepat pLN bertindak akan terjadi konsleting arus panjang dan arus pendek. (TN - Israfil)


COMMENTS