Foto : halaman sekolan dan Safrullah selaku Kepala SDN 18 Dodu.
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Dalam rangka mendukung program Kota Bima "BISA" (Bersih Indah sehat dan Asri) yang diluncurkan Pemerintah Kota Bima, dimana gerakan ini sebagai wujud ikhtiar nyata Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima untuk menciptakan Kota Bima bermartabat, dan salah satunya dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan asri.
Seperti halnya, dilakukan pihak SDN 18 Dodu Kota Bima dengan mengagas salah satu program kerjanya "Sekolah Miskin Sampah" atau disingkat SMS pada sekolahnya. Ini merupakan dalam upaya mendukung bersih lingkungan sekolah, juga ada sejumlah strategi diantaranya dengan pengadaan Bank Sampah Sekolah (BSS), edukasi siswa sekolah tentang pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah. Tidak main-main sekolah ini juga sempat meraih Juara 1 pada Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2023 lalu dan selanjutnya di utus ke Jakarta.
Kepala SDN 18 Kota Bima, Safrullah, S. Pd kepada wartawan dia mengatakan, keberadaan tempat sampah atau Bank sampah, bukan hanya mengajarkan kepada murid untuk membuang sampah pada tempatnya, akan tetapi juga membiasakan perilaku bersih agar lingkungan terasa nyaman dan keindahan juga terlestarikan. “Kami ingin Bank Sampah Sekolah bisa menjadi role model bagi sekolah lain. Ini sejalan dengan program Kota Bima Bisa dan target mewujudkan Kota Bima yang ASRI berkelanjutan. Jadi peran sekolah, masyarakat, RT/RW sangat penting untuk menyukseskan program ini,” ujar kpala satuan pendidikan ini.
Ia mengatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pihak sekolah dalam mengelola kebersihan kota secara berkelanjutan. Jadi Edukasi Lingkungan sejak Usia Dini sangat perlu dilakukan. Program Miskin Sampah dan pengadaan bank sampah ini juga merupakan bagian dari pembentukan karakter bagi siswa-siswi agar lebih peduli terhadap lingkungan dan berperan sebagai agen perubahan di masyarakat, kata Safrullah.
Lanjutnya, saat ini pihaknya tengah melaksanakan 3 program Unggulan di sekolah yang dipimpinnya, yaitu : 1. Sekolah Miskin Sampah (SMS). 2. Sholat Berjemaah Bersama, dan 3. Program Beta Meci Kelim yang artinya berani tampil meraih cita melalui literasi dan Lumerasi.
Menurutnya, program ini selaras dengan visi - misi Walikota dan Wakil walikota Bima dalam mewujudkan Kota Bima "BISA". Saat ini juga pihaknya, sedang menata lingkungan dan taman Sekolah dan sudah mengusulkan proposal pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima terhadap titik-titik rawan banjir saat musim hujan yang sudah merusak tembok pagar sekolah dibagian Utara dan Timur sekolah." Saya sudah ajukan proposal itu pada Dinas Dikpora sejak setahun yang lalu, semoga dalam waktu dekat ini bisa direalisasikan," harapnya. (TN - 03)

COMMENTS