Dapat dilaporkan pekerjaan revitalisasi sekolah oleh Dikpora Kota Bima meliputi beberapa jenis kegiatan yaitu : Revitalisasi Fisik, (1) Rehabilitasi ruang kelas rusak berat/sedang, (2) Pembangunan ruang kelas baru (RKB) di sekolah dengan rasio murid/kelas tinggi, (3) Perbaikan sarana penunjang: ruang guru, ruang kepala sekolah, laboratorium, perpustakaan, UKS, toilet, serta pagar sekolah, (4) Peningkatan sarana TIK dan jaringan internet sekolah, dan (5) Penyediaan fasilitas ramah disabilitas dan ruang terbuka hijau.
Revitalisasi Non-Fisik, mulai dari (1) Pelatihan manajemen sekolah bagi kepala sekolah dan guru, (2) Penerapan sistem manajemen berbasis sekolah (MBS) dan School Digital System, (3) Program pembinaan karakter dan lingkungan sekolah sehat, (4) Pendampingan pelaksanaan kurikulum merdeka belajar.
Untuk tahun anggaran 2025, Pekerjaan Revitalisasi dilaksanakan di 12 sekolah di Kota Bima, yaitu (1) SDN 22 Jatibaru, (2) SDN 13 Kolo, (3) SDN 24 Rabangodu Utara, (4) SDN 32 Panggi, (5) SDN 60 Sambinae, (6) SDN 17 Pane, (7) SDN 72 Ntobo, (8) SMPIT Insan Kamil, (9) SMP Muhammadiyah Kota Bima, (10) TKN 24 Nungga, (11) TKN 23 Dodu, dan (12) TKN 08 Penatoi Kota Bima dengan total anggaran sebesar Rp. 12.344.757.973.
Sebagai pelaksana teknis, Dikpora Kota Bima memiliki peran penting meliputi aspek sbb : (1) Perencanaan : menetapkan kebutuhan revitalisasi berbasis data kondisi sekolah. (2) Koordinasi : bekerja sama dengan Bappeda, Dinas PUPR, dan Inspektorat untuk sinkronisasi kegiatan. (3) Pelaksanaan : memastikan seluruh pekerjaan sesuai standar teknis dan waktu pelaksanaan. (4) Pengawasan dan evaluasi : memastikan kualitas pekerjaan, efektivitas pemanfaatan anggaran, dan kesesuaian dengan target kinerja. (5) Pelaporan : menyusun laporan capaian fisik dan keuangan kepada Walikota dan instansi pusat (Kemendikbudristek).
Dalam arahannya setiap kunjungan disekolah, pada penerima program revitalisasi sekolah. Walikota H. Mam berpesan agar pekerjaan reitalisasi sekolah mengedepankan pengelolaan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi hasil, dengan harapan agar program ini akan mempercepat peningkatan mutu pendidikan dan mewujudkan generasi Bima yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi, harap Walikota. (TN - 03)
COMMENTS