![]() |
| Bukti data terbanyak prestasi, diakui oleh Puspresnas RI setelah mengukir prestasi di FLS3N. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- FLS3N (Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional) merupakan ajang kompetisi seni bergengsi untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Kompetisi ini bertujuan mengembangkan bakat seni dan sastra serta karakter kreatif, dengan seleksi berjenjang mulai dari sekolah hingga tingkat nasional.
Cabang lomba meliputi tari, musik, nyanyi solo, puisi, monolog, kriya, dan komik digital. Tujuan FLS3N dapat memberikan ruang bagi siswa mengeksplorasi bakat seni dan membangun karakter yang kreatif dan berdaya saing. Untuk tingkat pelaksanaan: Seleksi dimulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Adapun Cabang Lomba yang dipertimbangkan pada umumnya mencakup Menyanyi Solo, Tari Kreasi, Pantomim, Gambar Bercerita, Kriya, Baca Puisi, Monolog, Film Pendek, dan Komik Digital.
Berkat mengikuti FLS3N yang merupakan kelender rutin pendidikan tiap tahunnya mengantarkan Top 10 SMP/MTs dengan prestasi terbanyak di Propisi Nusa Tenggara Barat, lengkap dengan jumlah prestasi dan peringkat nasionalnya berdasarkan Data Puspresnas 17 Maret 2026.
1. SMP Negeri 2 Mataram – 111 Prestasi (Peringkat 46 Nasional)
2. MTSN 1 Kota Bima – 54 Prestasi (Peringkat 249 Nasional)
3. SMP Negeri 1 Woja – 49 Prestasi (Peringkat 315 Nasional)
4. SMP Negeri 6 Mataram – 48 Prestasi (Peringkat 322 Nasional)
5. SMP Negeri 1 Kota Bima – 46 Prestasi (Peringkat 358 Nasional)
6. SMP Negeri 15 Mataram – 44 Prestasi (Peringkat 393 Nasional)
7. SMP Negeri 2 Kota Bima – 43 Prestasi (Peringkat 404 Nasional)
8. MTSN 1 Mataram – 38 Prestasi (Peringkat 484 Nasional)
9. SMP Negeri 1 Sape – 33 Prestasi (Peringkat 614 Nasional)
10. SMP Negeri 6 Kota Bima – 30 Prestasi (Peringkat 717 Nasional)
Luar biasa. SMP MTs khususnya di Kota Bima mendominasi. Sementara untuk Kabupaten Bima hanya diwakili oleh Kecamatan Sape. Hal ini salah satunya terjadi, karena Kabupaten Bima sudah sejak lama tidak mengadakan FLS2N (sekarang FLS3N) tingkat Kabupaten Bima. Sehingga berimbas pada penurunan prestasi siswa secara Nasional. Berbeda dengan Kota Bima yang sangat giat mengadakan lomba-lomba yang di adakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI).
Dapat dipastikan prestasi ini digapai saat jabatan Kepala Sekolah sebelumnya (ada yang dikembalikan ke guru maupun diroling/rotasi kesekolah lainnya), sedangkan Kepala Sekolah yang menjabat setelah dimutasi dan rotasi per 13 Maret 2026 harus memulai lagi ukir prestasi dari awal.. (TN - 01)

COMMENTS