![]() |
| Umi Badra saat didampingi Kepsek Ikbal Tanjung saat penilaian LSS Tahun 2026. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Lomba kebersihan sekolah dasar yang melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) pada umumnya bertujuan menciptakan lingkungan sehat pada Lomba Sekolah Sehat (LSS). PKK berperan aktif dalam tim penilai untuk memverifikasi pengelolaan sampah, kebersihan toilet, kantin, serta komitmen Perilaku Hidup Bersih dan SehatPHBS. Penilaian berfokus pada budaya hidup bersih jasmani dan rohani.
Hal itu seperti terjadi di SDN 29 Tanjung Kota Bima pada Selasa (07/04/2026), sekolah dibawah pimpinan Ikbal Tanjung, S. Pd sebagai Kepala Sekolah, mendapatkan tamu kehormatan yakni Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Badra Ekawati, S.E., S.Tr.Keb, didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima Abdul Haris Kurniawan, S. IP., MM dan Koordinator Pengawas (Korwas) Pendidikan Abdul Salam, S. Pd., M. Pd berserta pihak terkait. Motivasi budaya bersih melalui Lomba Sekolah Sehat Tahun 2026 ini juga selain melibatkan TP PKK juga Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Adapun kriteria penilaian LSS ini fokus pada kebersihan lingkungan sekolah, sarana prasarana, ruang UKS, kebersihan toilet, dan pemilahan sampah. Selain kebersihan, lomba ini bertujuan membentuk generasi yang sehat, aman, dan berkarakter, serta mendukung visi Kota Layak Anak.
![]() |
| Pose bersama Tim Pemeriksa LSS bersama Crew SDN 29 Tanjung. |
Kepala SDN 29 Tanjung Kota Bima Ikbal Tanjung, S. Pd. SD mengatakan Lomba Sekolah Sehat merupakan ajang perlombaan untuk menilai prestasi sekolah dalam melaksanakan dan mengelola Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). “Lomba Sekolah Sehat ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi melalui peningkatan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menciptakan lingkungan yang sehat,” ujarnya.
Lanjut Ikbal, ada sejumlah kriteria penilaian lomba sekolah sehat ini yaitu pelatihan UKS, pemantauan oleh Pembina, pekarangan dan kesehatan sekolah, kebersihan sarana dan prasarana sekolah, ruang guru, kantin, toilet, air bersih, tempat cuci tangan, tempat ibadah, kondisi tempat sampah dan ruang UKS. “Dalam pelaksanaan lomba sekolah sehat, tidak terkecuali pelaksanaan Tiga Program Pokok/Tiga Unsur Utama (Trias) UKS di sekolah. Trias UKS ini diperlukan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik dengan cara menanamkan prinsip dan pola hidup sehat sedini mungkin,” jelasnya.
Dikatakan Ikbal Tanjung, selain itu pengetahuan dan sikap peserta didik juga menjadi salah satu penilaian, meliputi pengetahuan dan sikap tentang UKS, PHBS, kesehatan reproduksi, imunisasi, penyakit menular dan tidak menular, pemberantasan sarang nyamuk, gizi seimbang, penghindaran kekerasan dan lainnya. “Kita berharap dengan adanya lomba sekolah sehat ini memberi motivasi bagi sekolah untuk BISA (Bersih Indah Sehat dan Asri),” harapnya.
Lewat kesempatan tersebut, Ikbal menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) lainnya yang begitu kompak dengan semangat gotong royong dalam menghadapi lomba sekolah sehat ini. “Tanpa dukungan dewan guru dan tendik otomatis SDN 29 Tanjung dengan brending MUTIARA (Maju, Unggul, Tangguh, Inovatif, Religius, Aman) bisa bersih dan indah seperti hari ini dan seterusnya,” tutup Ikbal. (TN - 01)


COMMENTS