$type=grid$count=5$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Cintai Bahasa Ibu

Artikel/Opini 

Oleh : Suaedy, S. Pd



Bahasa ibu merupakan bahasa pertama yang dikenal, dipelajari, dan digunakan seseorang sejak usia dini melalui lingkungan keluarga serta masyarakat tempat ia dibesarkan. Bahasa ibu menjadi alat komunikasi utama dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menyampaikan perasaan, kasih sayang, nasihat, pendidikan, maupun nilai-nilai kehidupan yang diwariskan oleh orang tua dan leluhur secara turun-temurun. Dari bahasa ibu, seseorang mulai mengenal dunia, memahami lingkungan sekitarnya, serta membangun hubungan sosial dan emosional dengan keluarga maupun masyarakat.

Bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi biasa, melainkan juga bagian penting dari identitas budaya dan jati diri suatu bangsa maupun daerah. Di dalam bahasa ibu terkandung nilai-nilai adat istiadat, sopan santun, filosofi hidup, sejarah, hingga kearifan lokal yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. Karena itu, keberadaan bahasa ibu memiliki makna yang sangat penting dalam menjaga dan mempertahankan warisan budaya agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

Bahasa Bima atau bahasa Mbojo merupakan bahasa asli suku Bima yang menjadi identitas serta kebanggaan masyarakat Bima sejak dahulu hingga sekarang. Bahasa ini bukan hanya digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol persatuan, penghormatan adat, dan cerminan karakter masyarakat Dana Mbojo. Dalam bahasa Mbojo tersimpan banyak makna, petuah, nilai kesopanan, serta filosofi kehidupan yang diwariskan oleh para leluhur kepada generasi penerus. Oleh sebab itu, bahasa Mbojo memiliki nilai budaya yang sangat tinggi dan harus tetap dijaga keberadaannya.

Di tengah arus globalisasi yang semakin maju dan dominan menggunakan bahasa asing dalam berbagai aspek kehidupan, keberadaan bahasa ibu saat ini menghadapi tantangan yang cukup besar. Pengaruh teknologi, media sosial, pendidikan, serta lingkungan modern sering kali membuat generasi muda lebih terbiasa menggunakan bahasa asing atau bahasa nasional dibandingkan bahasa daerahnya sendiri. Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa adanya kesadaran bersama, maka lambat laun bahasa ibu dapat tergerus, ditinggalkan, bahkan terancam punah.

Oleh karena itu, menjaga dan melestarikan bahasa ibu merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas tokoh adat, budayawan, ataupun pemerintah semata, melainkan kewajiban seluruh masyarakat. Upaya pelestarian bahasa ibu dapat dimulai dari lingkungan keluarga dengan membiasakan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari, mengajarkannya kepada anak-anak sejak dini, serta menanamkan rasa bangga terhadap bahasa dan budaya sendiri.

Selain itu, peran lembaga pendidikan, komunitas budaya, serta masyarakat juga sangat penting dalam menjaga eksistensi bahasa ibu melalui kegiatan budaya, kesenian daerah, sastra lokal, maupun penggunaan bahasa daerah dalam berbagai kegiatan sosial. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya mengenal bahasa ibu sebagai simbol tradisi, tetapi juga memahami makna dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Melestarikan bahasa ibu berarti menjaga identitas, menghormati warisan leluhur, serta mempertahankan kekayaan budaya bangsa yang sangat berharga. Sebab suatu daerah akan kehilangan sebagian jati dirinya apabila bahasa ibu mulai dilupakan oleh generasinya sendiri. Maka dari itu, sudah sepatutnya kita bersama-sama menjaga, menggunakan, dan mencintai bahasa ibu sebagai bagian dari kekayaan budaya yang harus tetap hidup dan diwariskan kepada generasi masa depan. (***)

COMMENTS

Name

Advetorial,1287,Advetorial.,2,Agama,1,Ansuransi Jiwa,1,Artiek,1,Artikel,139,Artiket,7,Artkel,1,asn,44,bahas-percepatan-pembentukan-politeknik-bupati-bima-terima-tim-vokasi-unram,1,Bencana,1,Bima,865,BimaAdvetorial,2,Bina,1,Budaya,10,Budaya dan Pariwisata,1,bupati-bima-serahkan-dana-zis,1,Cerita Rakyat,1,Cerita Rakyat Sulawesi,1,Desa,1,Dompu,18,DRPD Kota Bima,2,Ekonomi,31,Ekonomi dan Bisnis,45,Ekonomi dan Bisnis.,1,Ekonomi dan Kemasyarakatan,5,Ekonomi dan Pangan,1,Ekonomi Kemasyarakatan,1,Figur,151,Figure,1,Fogury,1,Gowa,1,Headline,127,hetline,141,HukKrim,18,Hukum dan Kriminal,129,Ikan,1,Iklan,36,Infrastruktur,1,Internasional,1,Islam,8,Jakarta,3,Kabupaten Bima,1,Keagamaan,283,Keagamaan dan Pemerintah,2,Keagamanaan,23,Keagamanaan dan pemerintahan,7,Kebudayaan,37,Kebudayaan dan Kesenian,2,Kebudayaan dan Pariwisata,1,Kehutanan,14,kehutanan dan pertanian,3,Kejadian,1,Kejadian Tragis,1,Kelautan dan Perikanan,1,Kemasyarakatan,106,Kemasyarakatan dan Infrastruktur,1,Kepolisian,1,Kesehatan,118,Kesehatan dan Kemasyarakatan,1,kesehatan dan pemerintahan,5,Kesenian,22,Kesenian dan Budaya,1,Kesenian dan Keagamaan,2,Kesenian dan Kebudayaan,7,Ketenagakerjaan,1,Keuangan,3,Keuangan dan Ekonomi,1,Korupsi,1,Kota Bima,1560,Kota Bima,633,Kota Bima.,1,Kota Bma,1,Kota.Bima,1,Legislatif,8,Lingkugan,2,Lingkungan,78,Lombok Barat,1,Makasar,1,Makassar,3,Masyarakat,1,Masyarakatan,1,Mataram,160,mq1qwqw q .,1,Naisonal,1,Narkotika,2,Nasional,292,Nasional dan Pemerintahan,3,NTB,1,Olahraga,234,Olahraga Tradisional,1,olahray,1,Opini,31,Organisasi Wanita,31,P,1,Pariwasata,2,Pariwisata,42,Peduli,1,Pelayaran,1,Pembangunan,4,Pemeriksaan,1,Pemeringahan,1,Pemerintah,46,Pemerintaha,3,Pemerintahah,1,Pemerintahan,2192,Pemerintahan dan kesehatan,20,Pemerintahan dan lingkugan,2,Pemerintahan dan Olahraga,6,Pemerintahan dan pendidikan,6,Pemerintahan Ekonomi,1,Pemerintahan Kota Bima,1,Pemuda dan Olahraga,1,Pendididkan,16,Pendidikan,1580,Pendidikan dan ekonomis,1,Pendidikan dan kesenian,3,Pendidikan dan Olahraga,13,Pendidikan dan Pemerintahan,3,pendidikan Mataram,1,Pendidikan Pemerintah,2,Pendidikant,1,Peristiwa,47,Pers,2,Pertanahan,1,Pertanian,23,Peternakan dan Pertanian,2,polit,1,Politik,100,Politik dan Kemasyarakatan,4,Polri,25,Pori,1,Potret Dunia Pendidikan Terkini,33,Profil,2,Pusat,1,Pwndidy,1,q.wq .0️⃣🐲🐲🐲🐲 dan Ekonomi,1,raih-wtp-berturut-turut-tujuh-kali-bupati-terima-piagam-menkeu,1,Sejarah,21,Sejarah Bima,2,Serba-Serbi,59,Sobsbud,30,sosial,17,sosial dan lingkungan,1,Sosial Kemasyarakatan,4,Sosial Kemasyarakatan Pemerintahan,1,Sumbawa,2,teknologi dan digital,1,TNI,68,TNI/Polri,14,Tradisi,1,Usaha dan Ekonomi,1,Wanita,1,
ltr
item
REDAKSI TUPANEWS.ID - BERITA NEWS: Cintai Bahasa Ibu
Cintai Bahasa Ibu
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3S3jJqUm-qpK-TB_Stj9QVKeHqD_1fM9kajY2MbdoNHeMEoMBbwmoFB6OjLabJcRqvyhTTZMSVkB_mfl-VYO8z1L-HT0t1L36dlz4yxVZKO09IdsmDISfBWqlz3gySHDCgI8Az5ijv7a3v6JmHHAS0qy044RBr8iT4S2oU5j7ej3RF-ix-toThgaH7iLh/s320/Screenshot_2026-05-10-18-53-55-83_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3S3jJqUm-qpK-TB_Stj9QVKeHqD_1fM9kajY2MbdoNHeMEoMBbwmoFB6OjLabJcRqvyhTTZMSVkB_mfl-VYO8z1L-HT0t1L36dlz4yxVZKO09IdsmDISfBWqlz3gySHDCgI8Az5ijv7a3v6JmHHAS0qy044RBr8iT4S2oU5j7ej3RF-ix-toThgaH7iLh/s72-c/Screenshot_2026-05-10-18-53-55-83_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7.jpg
REDAKSI TUPANEWS.ID - BERITA NEWS
https://www.tupanews.id/2026/05/cintai-bahasa-ibu.html
https://www.tupanews.id/
https://www.tupanews.id/
https://www.tupanews.id/2026/05/cintai-bahasa-ibu.html
true
8772702995069431614
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content