![]() |
| Asikin (Kepala SDN 12 Sarae) saat menerima bak sampah yang diserahkan ISWARA Kota Bima, Fitrianita Utari. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Ikatan Istri Wakil Rakyat (ISWARA) Kota Bima yang dipimpin oleh Ketua ISWARA, Fitrianita Utari, berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pengolahan Sampah di SDN 12 Sarae Kota Bima pada Kamis (04/06/2026) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
Sebelum kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan, SDN 12 Sarae telah lebih dahulu menerapkan budaya peduli lingkungan melalui program pemilahan sampah secara mandiri di lingkungan sekolah, Selain itu, sekolah juga telah membiasakan peserta didik melalui Program 1 Anak 10 Jenis Sampah Setiap Hari, yaitu gerakan yang mendorong setiap siswa untuk mengumpulkan dan memilah sedikitnya 10 jenis sampah yang dapat didaur ulang. Program tersebut telah menjadi bagian dari budaya sekolah dalam menanamkan karakter peduli lingkungan, disiplin, dan tanggung jawab kepada peserta didik.
Melihat komitmen dan konsistensi tersebut, ISWARA bersama DLH memberikan apresiasi kepada SDN 12 Sarae yang dinilai memiliki kesiapan untuk menjadi sekolah percontohan dalam pengolahan sampah di Kota Bima.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, serta mengolah sampah agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Melalui edukasi tersebut, para siswa diajak untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Ketua ISWARA, Fitrianita Utari, menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak usia sekolah agar tumbuh generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dirinya juga menyampaikan bahwa SDN 12 Sarae memiliki potensi besar untuk menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga sekolah.
Pada kesempatan tersebut, ISWARA Kota Bima turut menyosialisasikan Program BISA Kota Bima, salah satunya melalui Program Rabu Beramal. Program ini mengajak warga sekolah untuk berdonasi sampah yang masih memiliki nilai guna sehingga dapat diolah kembali menjadi berbagai produk yang bermanfaat. Melalui program ini, sampah tidak hanya bernilai lingkungan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Program BISA (Bersih Indah Sehat dan Asri) Kota Bima dan gerakan peduli lingkungan, pada akhir kegiatan Ketua ISWARA Fitrianita Utari, menyerahkan tiga unit tempat sampah anorganik kepada SDN 12 Sarae. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung sistem pemilahan sampah yang telah berjalan di sekolah serta memperkuat budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kepala SDN 12 Sarae, Asikin, S. Pd. SD, menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang tinggi atas kunjungan serta edukasi yang diberikan oleh ISWARA dan DLH Kota Bima.
Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Fitrianita Utari selaku Ketua ISWARA beserta jajaran dan DLH atas perhatian dan edukasi yang diberikan kepada warga SDN 12 Sarae. Kegiatan ini semakin memperkuat komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan. Program pemilahan sampah dan Gerakan 1 Anak 10 Jenis Sampah yang telah kami jalankan akan terus kami tingkatkan sehingga SDN 12 Sarae dapat menjadi sekolah percontohan pengolahan sampah dan semakin #BISA, ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, ISWARA bersama DLH berharap dapat memperkuat sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan serta mendukung terwujudnya Kota Bima yang semakin BISA. (TN - 02)

COMMENTS