![]() |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.— Komitmen untuk menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan yang layak dan nyaman terus digelorakan SMPN 9 Kota Bima. Sekolah ini resmi mengelola alokasi anggaran dana revitalisasi senilai Rp. 506.767.000 guna membenahi sejumlah fasilitas penting pendukung aktivitas belajar mengajar.
Kepala SMPN 9 Kota Bima, Amiruddin, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan proyek fisik ini berfokus pada perbaikan menyeluruh di beberapa titik vital lingkungan sekolah, mulai dari perpustakaan hingga pagar area utara.
"Untuk ruang perpustakaan seluas 18 \times 9 meter, perbaikannya masuk kategori rehab berat. Mencakup pengerjaan atap, penggantian plafon ke bahan PVC, lantai keramik baru, pemplesteran dan pengecatan dinding, hingga pengadaan meubelair seperti meja dan kursi baru," ujar Amiruddin didampingi Bendahara Revitalisasi, Irfan, S.Pd., saat ditemui media ini, Selasa (13/10/2026).
Selain perpustakaan, perbaikan juga menyasar Ruang Tata Usaha (TU), 4 unit toilet berukuran 0,5 \times 2 meter, serta pemagaran jenis BRC sepanjang 100 meter di bagian utara sekolah.
Menariknya, manajemen sekolah mengambil langkah proaktif terkait pengerjaan Ruang TU. Meskipun dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal perbaikan hanya mencakup atap dan plafon, pihak sekolah mengeluarkan kebijakan mandiri untuk turut mempercantik lantai dan dinding ruang tersebut.
"Khusus Ruang TU, kami mengambil kebijakan untuk sekalian mengganti keramik, memplester, dan mengecat ulang dindingnya agar tampil lebih segar dan nyaman. Hanya saja pengadaan meubelairnya tidak dilaksanakan karena memang tidak masuk dalam perencanaan RAB awal," jelasnya.
Proyek yang dikerjakan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) ini ditargetkan rampung dalam jangka waktu 120 hari kalender, terhitung sejak Agustus 2026, hingga pertengahan Oktober ini sudah mencapai 70 porsen progres pembangunannya.
Kegiatan ini, di bawah komando Zulkarnain, S.Pd. selaku Ketua P2SP serta didampingi elemen masyarakat seperti Ketua Komite Sekolah M. Olla, Syamsudin, dan Sulaiman, pengerjaan di lapangan berjalan cukup masif.
"Saat ini progres pengerjaan diperkirakan sudah menembus angka 70 persen. Kami optimistis seluruh rangkaian pembangunan akan rampung tepat waktu sehingga fasilitas ini bisa segera dimanfaatkan oleh para siswa dan staf pengajar," pungkas Amiruddin. (TN - 01/Advetorial)

COMMENTS