$type=grid$count=5$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Tekanan Ganda 206

 

Johan Rosihan saat diwawancarai.


Oleh : Johan Rosihan


Saya memproyeksikan bahwa Indonesia akan menghadapi tekanan ganda di sektor lingkungan dan pangan pada 2026.


Tekanan tersebut bukan sekadar ancaman ekologis, melainkan berpotensi menjadi krisis sosial dan ekonomi apabila tidak diantisipasi secara serius oleh negara.


Indonesia sejatinya telah memiliki formula kearifan ekologis yang kuat sejak lama. Contoh ungkapan masyarakat Sumbawa, Nusa Tenggara Barat: “Lamen balong ai kayu pang bao, mole pade antap, telas kebo jaran”, jika hutan dan hulu daerah aliran sungai terjaga, maka hasil panen melimpah, dan ternak pun berkembang dengan baik.


“Ungkapan ini bukan sekadar pepatah budaya, tetapi refleksi dari hukum ekologis yang universal. Pangan tidak pernah lahir dari ekosistem yang rusak.”


Lingkungan Terdegradasi, Pangan Terancam


Berbagai bencana ekologis yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa daya dukung lingkungan dan pangan Indonesia berada pada titik rawan. Banjir, longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan semakin sering terjadi dan berdampak langsung pada produksi pangan.


Salah satu contoh kondisi di sejumlah daerah di Sumatera, di mana banjir dan longsor berulang kali merusak lahan pertanian serta memutus distribusi pangan. Di Sumatera Barat, kerusakan daerah aliran sungai memperlihatkan rapuhnya tata kelola lingkungan.


Sementara di Aceh, bencana hidrometeorologi kembali menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak otomatis menjamin ketahanan pangan jika tidak dikelola secara berkelanjutan.


“Ketika bencana ekologis terjadi serentak di banyak wilayah, krisis pangan tidak lagi bersifat lokal, tetapi berpotensi menjadi krisis nasional.”


Risiko serupa, juga membayangi wilayah lain. Di Jawa, tekanan datang dari alih fungsi lahan, kepadatan penduduk, dan degradasi daerah resapan air. Di Kalimantan, deforestasi dan kebakaran lahan mengancam keberlanjutan pertanian dan perikanan. Sementara di Papua, pembangunan yang tidak sensitif terhadap ekosistem berisiko merusak salah satu benteng ekologis terakhir Indonesia.


Bali dan kawasan Nusa Tenggara pun tak luput dari ancaman. Tekanan pariwisata, kekeringan berkepanjangan, serta kerusakan daerah aliran sungai membuat wilayah ini rentan terhadap krisis lingkungan dan pangan. Padahal, kawasan tersebut selama ini menjadi penyangga pangan penting bagi wilayah sekitarnya.


Ketahanan Pangan dan Tantangan Tata Kelola


Selama ini ketahanan pangan terlalu sering dimaknai sebatas ketersediaan stok nasional. Padahal, di tingkat akar rumput, petani dan nelayan justru menghadapi biaya produksi yang tinggi, ketidakpastian iklim, serta fluktuasi harga yang merugikan.


“Ketika harga pangan naik, petani tidak selalu diuntungkan. Sebaliknya, masyarakat berpenghasilan rendah justru paling terdampak.”


Kami juga mengingatkan bahwa ketergantungan pada impor pangan sebagai solusi jangka pendek berisiko melemahkan kedaulatan nasional, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global.


Dalam konteks kelembagaan, kami menyoroti pentingnya sinergi antar kementerian, khususnya setelah pemisahan urusan kehutanan dan lingkungan hidup.


Hutan harus diposisikan sebagai infrastruktur ekologis strategis yang menopang lingkungan dan pangan, bukan sekadar komoditas ekonomi. Tanpa koordinasi yang kuat, fragmentasi kebijakan justru akan memperparah krisis.


Kami menekankan perlunya perubahan paradigma dalam kebijakan pertanian. “Produktivitas tidak bisa dilepaskan dari kesehatan ekosistem. Pertanian masa depan harus menjadi bagian dari strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.


Amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 UUD 1945, menempatkan pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Karena itu, kegagalan menjaga lingkungan hingga memicu krisis pangan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan kegagalan konstitusional.


Pesan kearifan lokal dari para pendahulu kita sesungguhnya sangat relevan untuk masa depan.


“Menjaga hulu berarti menjaga kehidupan. Jika kebijakan nasional mampu menyatukan agenda lingkungan dan pangan secara utuh, tekanan ganda ini bisa diubah menjadi peluang. Namun jika tidak, rakyatlah yang kembali menanggung akibatnya. (***)


H. Johan Rosihan, ST saat ini merupakan Anggota DPR RI Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) Fraksi PKS. 

COMMENTS

Name

Advetorial,1283,Advetorial.,2,Agama,1,Ansuransi Jiwa,1,Artiek,1,Artikel,124,Artiket,7,asn,32,bahas-percepatan-pembentukan-politeknik-bupati-bima-terima-tim-vokasi-unram,1,Bencana,1,Bima,863,BimaAdvetorial,2,Bina,1,Budaya,9,Budaya dan Pariwisata,1,bupati-bima-serahkan-dana-zis,1,Cerita Rakyat,1,Cerita Rakyat Sulawesi,1,Desa,1,Dompu,17,Ekonomi,25,Ekonomi dan Bisnis,43,Ekonomi dan Bisnis.,1,Ekonomi dan Kemasyarakatan,5,Ekonomi dan Pangan,1,Ekonomi Kemasyarakatan,1,Figur,111,Fogury,1,Gowa,1,Headline,127,hetline,141,HukKrim,18,Hukum dan Kriminal,111,Ikan,1,Iklan,17,Infrastruktur,1,Internasional,1,Islam,6,Jakarta,3,Kabupaten Bima,1,Keagamaan,233,Keagamaan dan Pemerintah,1,Keagamanaan,22,Keagamanaan dan pemerintahan,7,Kebudayaan,36,Kebudayaan dan Kesenian,1,Kebudayaan dan Pariwisata,1,Kehutanan,14,kehutanan dan pertanian,2,Kejadian,1,Kejadian Tragis,1,Kemasyarakatan,67,Kepolisian,1,Kesehatan,113,Kesehatan dan Kemasyarakatan,1,kesehatan dan pemerintahan,5,Kesenian,22,Kesenian dan Budaya,1,Kesenian dan Keagamaan,2,Kesenian dan Kebudayaan,7,Keuangan,2,Korupsi,1,Kota Bima,1560,Kota Bima,633,Kota Bima.,1,Kota Bma,1,Kota.Bima,1,Lingkugan,2,Lingkungan,76,Lombok Barat,1,Makasar,1,Makassar,3,Masyarakat,1,Masyarakatan,1,Mataram,156,mq1qwqw q .,1,Naisonal,1,Narkotika,1,Nasional,268,Nasional dan Pemerintahan,3,NTB,1,Olahraga,223,Olahraga Tradisional,1,Opini,25,Organisasi Wanita,23,P,1,Pariwasata,2,Pariwisata,40,Peduli,1,Pelayaran,1,Pembangunan,4,Pemeriksaan,1,Pemeringahan,1,Pemerintah,45,Pemerintaha,3,Pemerintahan,2061,Pemerintahan dan kesehatan,20,Pemerintahan dan lingkugan,2,Pemerintahan dan Olahraga,6,Pemerintahan dan pendidikan,6,Pemerintahan Ekonomi,1,Pemerintahan Kota Bima,1,Pemuda dan Olahraga,1,Pendididkan,15,Pendidikan,1455,Pendidikan dan ekonomis,1,Pendidikan dan kesenian,3,Pendidikan dan Olahraga,13,Pendidikan dan Pemerintahan,3,pendidikan Mataram,1,Pendidikan Pemerintah,2,Pendidikant,1,Peristiwa,47,Pers,2,Pertanahan,1,Pertanian,22,Peternakan dan Pertanian,1,polit,1,Politik,87,Politik dan Kemasyarakatan,2,Polri,18,Potret Dunia Pendidikan Terkini,33,Profil,2,Pusat,1,Pwndidy,1,q.wq .0️⃣🐲🐲🐲🐲 dan Ekonomi,1,raih-wtp-berturut-turut-tujuh-kali-bupati-terima-piagam-menkeu,1,Sejarah,20,Sejarah Bima,2,Serba-Serbi,59,Sobsbud,30,sosial,16,sosial dan lingkungan,1,Sosial Kemasyarakatan,1,Sumbawa,1,teknologi dan digital,1,TNI,28,TNI/Polri,14,Tradisi,1,Usaha dan Ekonomi,1,Wanita,1,
ltr
item
REDAKSI TUPANEWS.ID - BERITA NEWS: Tekanan Ganda 206
Tekanan Ganda 206
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-pleirbN2ZVCKnoFGmn679wy5WYC0MuKYO37XpdSfqVGs6RiCffehToCjyuEwZTMdoBRG0ZIpW53AtvW1zKSspgL_3_V7ZNPz0AHhGEbhtZykqYmvnCzO-WunjcYlnhWcoXJDIf0LDYYYYr0WzPPzsCa4NFrruDl0XvdPw-wlWkECpgHG1LxaiNtYlld2/s320/FB_IMG_1767404090268.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-pleirbN2ZVCKnoFGmn679wy5WYC0MuKYO37XpdSfqVGs6RiCffehToCjyuEwZTMdoBRG0ZIpW53AtvW1zKSspgL_3_V7ZNPz0AHhGEbhtZykqYmvnCzO-WunjcYlnhWcoXJDIf0LDYYYYr0WzPPzsCa4NFrruDl0XvdPw-wlWkECpgHG1LxaiNtYlld2/s72-c/FB_IMG_1767404090268.jpg
REDAKSI TUPANEWS.ID - BERITA NEWS
https://www.tupanews.id/2026/01/tekanan-ganda-206.html
https://www.tupanews.id/
https://www.tupanews.id/
https://www.tupanews.id/2026/01/tekanan-ganda-206.html
true
8772702995069431614
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content