![]() |
| Walikota dan H. Latif saat menyerahkan bantuan Z-RUP secara simbolis di kantor Baznas Kota Bima Tahun 2026. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Saat ini BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Bima sedangkan menerapkan program pendayagunaan zakat produktif. Program ini dirancang untuk memberikan modal usaha, sarana dagang, dan pembinaan agar masyarakat kurang mampu (mustahik) bisa mandiri secara ekonomi dan terbebas dari jeratan rentenir.
Berikut program pertama (1) Z-Kios yang merupakan program bantuan berupa penyediaan modal usaha, renovasi atau pembangunan fisik kios (warung), serta barang dagangan. Program ini ditujukan bagi mustahik yang memiliki usaha warung kecil-kecilan agar kios mereka lebih tertata, memiliki stok yang lebih lengkap, dan omzet usahanya meningkat.
(2) UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan kategori program pemberdayaan ekonomi yang berfokus pada pelatihan, pendampingan, dan penyaluran modal usaha bagi para pelaku usaha berskala mikro hingga menengah. Bantuan ini memastikan usaha kecil mustahik seperti pedagang keliling, pengrajin, atau penjual makanan bisa bertahan dan berkembang lebih besar.
(3) Z-RUP (Zakat Rombong Usaha Produktif)Z-RUP adalah program penyaluran bantuan BAZNAS yang dikhususkan berupa fasilitas gerobak (rombong) usaha beserta modal kerjanya. Program ini diperuntukkan bagi mustahik yang berjualan secara keliling atau pedagang kaki lima agar mereka memiliki tempat berjualan yang layak, bersih, dan menarik bagi pembeli.
Sehingga BAZNAS Kota Bima mengelar kegiatan Pendistribusian dan Penyaluran Bantuan Z-Kios, UMKM, dan Z-RUP Senin (15/06/2026), bertempat di Kantor BAZNAS setempat di Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda. Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, ikut menghadiri kegiatan pendistribusian dan penyaluran dimaksud. Dalam kegiatan tersebut, saat itu Walikota Bima didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Bima.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kota Bima dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program zakat produktif yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi mustahik. Sektor usaha mikro dinilai menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat, sehingga perlu mendapat dukungan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, bantuan disalurkan kepada 45 mustahik penerima bantuan UMKM, 35 mustahik penerima Z-RUP, serta 58 mustahik penerima Z-Kios. Selain itu, BAZNAS juga menyerahkan 19 unit rombong usaha sebagai sarana penunjang bagi para penerima manfaat dalam mengembangkan usahanya.
Pimpinan BAZNAS Kota Bima H. A. Latif, S. Pd menyampaikan harapannya agar seluruh bantuan yang diberikan dapat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan usaha. Melalui bantuan tersebut, para penerima manfaat diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi serta terhindar dari praktik peminjaman dana kepada rentenir yang kerap membebani masyarakat kecil.
Sementara dalam sambutannya, Walikota Bima H. Man menyampaikan bahwa total nilai bantuan yang disalurkan pada hari ini mencapai hampir Rp. 500 Juta. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidupnya.
"Saya mengapresiasi para muzakki yang telah menunaikan zakatnya untuk membantu para mustahik penerima manfaat. Mari kita percayakan zakat kita kepada BAZNAS agar dapat dikelola secara profesional dan tepat sasaran," ujar Walikota.
Lebih lanjut, Walikota berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar menjaga amanah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, bantuan tersebut akan membawa keberkahan apabila dimanfaatkan secara produktif untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. "Saya berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Jangan sampai kembali bergantung pada rentenir. Walaupun saat ini kita berada dalam masa yang tidak mudah, jika kita terus bersama, saling membantu dan saling menguatkan, insya Allah kita akan mampu melewati berbagai tantangan yang ada," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kota Bima juga memberikan apresiasi kepada para muzakki yang telah berkontribusi dalam penghimpunan zakat. Salah satunya adalah Ibu Yuliani, seorang penjual ikan keliling yang secara konsisten menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Dedikasi tersebut menjadi inspirasi bahwa semangat berbagi dan membantu sesama dapat dilakukan oleh siapa saja, sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Melalui program penyaluran zakat produktif ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima bersama BAZNAS berharap dapat terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, menciptakan kemandirian usaha, serta meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. (TN - 03)

COMMENTS