![]() |
| Kondisi kedua korban saat dirawat insentif di RSUD Dompu. |
DOMPU, TUPA NEWS.– Aksi kekerasan kembali menggemparkan masyarakat Kabupaten Dompu. Dimana terdapat dua pemuda asal Mangge Asi dilaporkan menjadi korban panah saat berada di wilayah Jado pada Rabu (24/06/2026) malam sekitar pukul 23.00 Wta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban diketahui bernama Mu'an dan Arok. Keduanya mengalami luka akibat terkena panah dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Dompu.
Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian warga karena terjadi pada malam hari dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, kondisi kedua korban masih dalam penanganan tenaga medis.
Masyarakat yang mengenal maupun memiliki hubungan keluarga dengan kedua korban diharapkan segera mendatangi RSUD Dompu untuk memastikan kondisi mereka serta memberikan pendampingan selama proses perawatan berlangsung.
Sementara itu, berdasarkan informasi awal yang beredar di lokasi kejadian, terduga pelaku disebut-sebut berasal dari wilayah Jado. Namun demikian, identitas maupun keterlibatan pihak tertentu masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.
Warga berharap pihak kepolisian segera bergerak cepat mengungkap pelaku dan motif di balik insiden tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi liar yang dapat memperkeruh situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik, mengingat aksi penggunaan panah dalam tindak kekerasan berpotensi mengancam keselamatan warga dan harus ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. "Siapa pun pelakunya harus segera diungkap. Masyarakat membutuhkan rasa aman, dan setiap tindakan kekerasan yang mengancam nyawa warga tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa pertanggungjawaban hukum," ujar salah seorang warga yang mengikuti perkembangan kasus tersebut.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan terkait peristiwa yang terjadi di wilayah Jado tersebut. (TN - 03)

COMMENTS