![]() |
| Siswa SMPN 11 Kota Bima saat peragakan manfaat inovasi pembelajaran berbasis permainan digital. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.— Guru mata pelajaran Matematika dan KKA SMPN 11 Kota Bima, Nurrahmawati, S. Pd, mengembangkan sebuah inovasi pembelajaran berbasis permainan digital bertajuk "Petualangan Labirin EUCLID: Game Interaktif Pemecahan Masalah Geometri". Game ini dirancang khusus untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menghitung bangun datar.
Nama EUCLID sendiri bukan sekadar penghormatan kepada bapak geometri, Euclid dari Alexandria, melainkan juga sebuah akronim bermakna: Eksplorasi Untuk Cerdas berpikir Logis dalam Inovasi permainan Digital.
Konsep dan Tantangan dalam Game
Berbeda dari game edukasi pada umumnya, Labirin EUCLID sengaja dirancang tanpa sistem level berjenjang, sehingga siswa dapat langsung fokus menyelesaikan berbagai tantangan yang disusun untuk mengasah kemampuan geometri secara menyeluruh. Tantangan-tantangan tersebut meliputi:
Soal perhitungan luas dan keliling bangun datar
Penyusunan kata nama bangun datar berdasarkan petunjuk sifat dan unsur-unsurnya
Puzzle bentuk bangun datar, mencakup persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, trapesium, dan jajar genjang
Melalui rangkaian tantangan ini, siswa tidak hanya diuji secara kognitif, tetapi juga diajak berpikir logis dan memecahkan masalah secara interaktif layaknya sedang menjelajahi sebuah labirin.
Dikembangkan dengan Teknologi AI
Dari sisi teknis, game ini dikembangkan menggunakan Gemini, dilengkapi dengan tampilan visual labirin yang menarik, karakter pemain, sistem skor, serta umpan balik langsung (instant feedback) bagi siswa saat menjawab setiap tantangan. Pendekatan ini menjadikan proses evaluasi belajar terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan dibandingkan metode konvensional. (***)

COMMENTS