![]() |
| Foto bersama dewan guru/tendik bersama Kepala SDN 10 Penatoi Ardianti, S. Pd. |
KOTA BIMA, TUPA NEWS.- Sekolah-sekolah di Kota Bima mulai semarak menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 dengan beragam lomba dan kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu semangat kebangsaan dan partisipasi aktif para siswa dan Tenaga Kependidikan (Tendi) atau guru, ditunjukan oleh SD Negeri 10 Penatoi Kota Bima.
Terpantau, kegiatan ini digelar selama dua hari saja, sejak Jum'at 14 hingga Sabtu 15 Agustus 2026, suasana sederhana namun meriah ditontonkan siswa-siswi dan tendik SDN 10 Penatoi ini, ikut menyemarakan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia melalui lomba-lomba. Dimana kegiatan tersebut sangat menghibur, beberapa lomba yang di adaakan diantaranya : (1) lomba lari Kelereng di ikuti 2 orang siswa-siswi per kelas, (2) makan kerupuk di ikuti 2 orang siswa-siswi per kelas, (3) lomba balap Karung di ikuti 1 orang siswa-siswi per kelas, (4) tarik tambang di ikuti 10 - 12 orang siswa-siswi per kelas, dan (5) Estafet Gelas menggunakan sedotan, di ikuti 6 orang (kelompok) per kelas.
Tidak hanya itu, ternyata pada perlombaan tersebut setiap Kelas memiliki yel-yel tersendiri dan super heboh, dan lomba menyambut HUT kemerdekaan dengan semangat itu, mengangkat Tema : "81 Tahun Merdeka, Bersatu Bergerak, Merdeka Bermain".
Pelaksanaan Lomba tersebut dapat dilaporkan, sangat dinikmati anak-anak SDN 10 Penatoi. Menurut Kepala SDN 10 Penatoi Ardianti, S. Pd mengatakan kegiatan ini terlaksana dalam rangka ikut memeriahkan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI. Sehingga diharapkan melalui lomba-lomba ini pihak sekolah mengajarkan siswa-siswi nilai perjuangan sportif, saling menghormati, dan rasa cinta tanah serta disiplin. “Kita tahu bahwa saat ini kita lebih banyak menekankan kepada karakter, sehingga di dalam melaksanakan setiap mata lomba yang ada, nilai karakter itulah menjadi skala prioritas, bukan tentang siapa yang menjadi juara tetapi karekter itulah yang ditekankan disini yakni bagaimana menghargai, disiplin, dan sportif,” ucap Ardianti.
Hadiah yang disiapkan menurut Kepsek Ardianti, berupa alat tulis menulis, pensil, bolpoin, dan buku-buku. Anggarannya diambil dari Dana BOS dan sumbangan suka rela dari para guru dan tendik.
Di dalam lomba-lomba, para guru ikut mendampingi dan meminta siswa-siswi melakukannya secara sportif dan tidak mencederai sesama temannya dalam mencapai kemenangan. Namun mereka selalu menghimbau anak-anak menanamkan rasa tanggungjawab, saling menghargai dalam mengisi kemerdekaan. Sportifitasi yang terus digaungkan selama lomba berjalan, selain itu ada juga siswa-siswi mulai mempersiapkan upacara bendera menjelang 17 Agustus 2026. (TN - 01)

COMMENTS