$type=grid$count=5$meta=0$snip=0$rm=0$show=home

$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0

Inovasi SDN 59 Rasalewi : “One Day One Ayat”

 



ONE DAY ONE AYAT

Pendidikan pada jenjang sekolah dasar tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter, akhlak mulia, dan nilai-nilai spiritual sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan sekolah untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini adalah melalui pembiasaan membaca, memahami, dan mengamalkan ayat-ayat Al-Qur’an.

SDN 59 Rasalewi Kota Bima memiliki komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung terbentuknya peserta didik yang berkarakter, beriman, bertakwa, dan memiliki kebiasaan positif. Namun, dalam pelaksanaannya masih diperlukan kegiatan yang sederhana, terarah, konsisten, dan mudah diterapkan oleh seluruh peserta didik maupun guru.

Berdasarkan kondisi tersebut, SDN 59 Rasalewi Kota Bima mengembangkan inovasi “One Day One Ayat”, yaitu program pembiasaan mempelajari satu ayat Al-Qur’an setiap hari. Melalui program ini, peserta didik diajak untuk membaca, menghafal, memahami makna sederhana, serta menerapkan pesan atau nilai yang terkandung dalam ayat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Program One Day One Ayat dirancang sebagai kegiatan yang praktis dan berkelanjutan. Pelaksanaannya dapat dilakukan pada awal kegiatan pembelajaran atau waktu yang telah ditentukan sekolah dengan melibatkan guru dan peserta didik. Ayat yang dipelajari disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik sehingga kegiatan dapat berlangsung secara menyenangkan dan tidak membebani proses pembelajaran.

Inovasi ini diharapkan dapat membangun budaya positif di lingkungan sekolah, meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an, serta menumbuhkan kebiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an secara bertahap. Selain itu, pemahaman terhadap kandungan ayat diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kasih sayang, menghormati orang tua dan guru, serta peduli terhadap sesama.

Dengan demikian, “One Day One Ayat” bukan hanya merupakan kegiatan menghafal ayat Al-Qur’an, tetapi menjadi sebuah inovasi pembiasaan yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan pendidikan karakter. Melalui pelaksanaan yang konsisten, sederhana, dan melibatkan seluruh warga sekolah, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik serta mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang religius, berkarakter, dan berbudaya literasi Al-Qur’an.

Dasar Pemikiran : 

Pelaksanaan inovasi “One Day One Ayat” dilandasi oleh pemikiran bahwa pembentukan karakter dan kebiasaan baik akan lebih efektif apabila dilakukan melalui pembiasaan secara terus-menerus. Pengenalan Al-Qur’an sejak usia sekolah dasar diharapkan dapat menjadi fondasi bagi peserta didik dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, SDN 59 Rasalewi Kota Bima memandang perlu menghadirkan sebuah inovasi yang mudah dilaksanakan, berkelanjutan, melibatkan seluruh warga sekolah, serta memberikan manfaat nyata bagi perkembangan spiritual dan karakter peserta didik melalui program “One Day One Ayat”.

Tujuan :

Inovasi “One Day One Ayat” di SDN 59 Rasalewi Kota Bima bertujuan untuk :

  1. Menanamkan kebiasaan membaca dan menghafal minimal satu ayat Al- Qur’an setiap hari.
  2. Meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari- hari.
  3. Membentuk karaktrer religius, disiplin dan bertanggung jawab.
  4. Mewujudkan sekolah yang berbudaya Al- Qur’an.

Manfaat :

1. Bagi Peserta Didik

  • Meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.
  • Menumbuhkan rasa cinta dan kedekatan dengan Al-Qur’an.
  • Membantu peserta didik memahami pesan sederhana dari ayat yang dipelajari.
  • Membentuk kebiasaan disiplin dalam melakukan kegiatan positif setiap hari.
  • Menanamkan akhlak dan karakter terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
  • Meningkatkan rasa percaya diri melalui kegiatan membaca dan menghafal ayat di hadapan guru maupun teman.

2. Bagi Guru

  • Menjadi sarana pembiasaan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
  • Memudahkan guru dalam memberikan pendampingan pembelajaran Al-Qur’an secara sederhana dan berkelanjutan.
  • Mendorong guru menjadi teladan dalam membaca dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
  • Memperkuat hubungan antara kegiatan pembelajaran dengan pembentukan karakter peserta didik.

3. Bagi Sekolah

  • Menciptakan budaya sekolah yang religius, positif, dan berkarakter.
  • Meningkatkan kualitas program pembiasaan keagamaan di sekolah.
  • Menjadi salah satu bentuk inovasi sekolah dalam penguatan karakter peserta didik.
  • Meningkatkan citra sekolah sebagai satuan pendidikan yang peduli terhadap perkembangan akademik, karakter, dan spiritual peserta didik.
  • Menjadi program yang dapat dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan.

4. Bagi Orang Tua dan Masyarakat

  • Mendorong keterlibatan orang tua dalam membimbing anak membaca dan menghafal Al-Qur’an di rumah.
  • Membantu menciptakan kesinambungan pembiasaan antara lingkungan sekolah dan keluarga.
  • Mendorong terbentuknya lingkungan masyarakat yang mendukung perkembangan karakter dan nilai keagamaan peserta didik.


TELAAH PUSTAKA

A. Konsep Inovasi Pendidikan

Inovasi pendidikan merupakan suatu upaya untuk menghadirkan gagasan, metode, program, atau kegiatan baru yang bertujuan meningkatkan kualitas proses pendidikan. Inovasi dapat dilakukan melalui pengembangan kegiatan yang sudah ada agar menjadi lebih efektif, efisien, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dalam lingkungan sekolah dasar, inovasi pendidikan perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Kegiatan yang sederhana, mudah dilakukan, menyenangkan, dan dilaksanakan secara konsisten akan lebih mudah diterima oleh peserta didik. Oleh karena itu, inovasi “One Day One Ayat” dikembangkan sebagai kegiatan pembiasaan yang menggabungkan pembelajaran Al-Qur’an dengan pendidikan karakter.

B. Pembiasaan dalam Pendidikan

Pembiasaan merupakan salah satu metode pendidikan yang dilakukan melalui kegiatan secara berulang dan konsisten sehingga suatu perilaku positif dapat menjadi kebiasaan peserta didik. Pembiasaan memiliki peranan penting dalam pendidikan karakter karena karakter tidak cukup hanya diajarkan melalui teori, tetapi perlu dilatih melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Penelitian tentang pembiasaan membaca Al-Qur’an di SDN 1 Sidamulya Cirebon menunjukkan bahwa kegiatan membaca Al-Qur’an dapat digunakan sebagai salah satu upaya menanamkan pendidikan karakter. Keteladanan guru dan pembiasaan yang dilakukan secara rutin menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Dengan demikian, kegiatan “One Day One Ayat” menggunakan prinsip pembiasaan dengan memberikan pengalaman berinteraksi dengan Al-Qur’an setiap hari. Kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif dan karakter religius peserta didik.

C. Pendidikan Al-Qur’an pada Peserta Didik

Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam yang mengandung nilai-nilai keimanan, ibadah, akhlak, dan pedoman kehidupan. Pengenalan Al-Qur’an kepada peserta didik sejak usia sekolah dasar penting dilakukan agar mereka memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an serta mampu mengenal nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Pembelajaran Al-Qur’an hendaknya tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami pesan yang terkandung dalam ayat dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pembiasaan membaca Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin di lingkungan pendidikan telah digunakan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun karakter religius, disiplin, dan tanggung jawab.

Berdasarkan hal tersebut, inovasi “One Day One Ayat” diarahkan agar peserta didik tidak sekadar menghafal ayat, tetapi juga memahami pesan sederhana dari ayat yang dipelajari.

D. Menghafal Al-Qur’an secara Bertahap

Menghafal Al-Qur’an merupakan kegiatan yang membutuhkan kesungguhan, pengulangan, konsistensi, dan bimbingan. Pada usia sekolah dasar, proses menghafal perlu dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan peserta didik.

Konsep “One Day One Ayat” memberikan pendekatan yang sederhana dengan menetapkan target satu ayat dalam satu hari. Target tersebut dapat membantu peserta didik belajar secara bertahap tanpa merasa terbebani. Ayat yang telah dipelajari juga dapat diulang secara berkala melalui kegiatan murojaah.

Penelitian mengenai optimalisasi tahfizul Qur’an di sekolah dasar menunjukkan bahwa pembiasaan menghafal Al-Qur’an dapat berkontribusi terhadap pembentukan karakter peserta didik.

Dengan demikian, program “One Day One Ayat” dapat menjadi salah satu bentuk pembiasaan hafalan yang dilakukan secara sederhana, bertahap, dan berkelanjutan.

E. Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter merupakan proses pembentukan sikap dan perilaku peserta didik agar memiliki nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan. Pendidikan karakter perlu dilakukan secara terintegrasi melalui pembelajaran, keteladanan guru, pembiasaan, dan lingkungan sekolah.

Pendidikan Agama Islam memiliki peranan dalam pembentukan karakter peserta didik. Hasil penelitian pada sekolah dasar di Kota Bengkulu menunjukkan bahwa pendidikan agama yang dilaksanakan secara terpadu melalui keteladanan dan pembiasaan dapat mendukung terbentuknya peserta didik yang memiliki akhlak mulia dan mampu menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam inovasi “One Day One Ayat”, nilai karakter dikembangkan melalui pemahaman dan penerapan pesan yang terdapat dalam ayat yang dipelajari. Nilai tersebut antara lain kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, dan menghormati orang lain.

F. Literasi Al-Qur’an

Literasi Al-Qur’an merupakan kemampuan peserta didik dalam mengenal, membaca, memahami, dan mengambil pesan dari Al-Qur’an sesuai dengan tingkat perkembangan mereka. Literasi Al-Qur’an perlu dikembangkan melalui kegiatan yang rutin agar peserta didik memiliki pengalaman berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum kegiatan pembelajaran telah diterapkan di berbagai satuan pendidikan. Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter religius.

Oleh sebab itu, program “One Day One Ayat” dapat menjadi salah satu bentuk penguatan literasi Al-Qur’an di SDN 59 Rasalewe Kota Bima.

G. Keteladanan Guru dalam Program One Day One Ayat

Keberhasilan kegiatan pembiasaan sangat dipengaruhi oleh keteladanan guru. Guru tidak hanya berperan sebagai pemberi instruksi, tetapi juga menjadi contoh bagi peserta didik dalam membaca Al-Qur’an, menjaga kedisiplinan, dan menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam ayat.

Keteladanan guru menjadi penting karena peserta didik sekolah dasar cenderung belajar melalui contoh yang mereka lihat dalam lingkungan sekolah. Penelitian mengenai pembiasaan membaca Al-Qur’an menunjukkan bahwa keteladanan guru dapat meningkatkan antusiasme peserta didik dalam mengikuti kegiatan sekolah.

Oleh karena itu, dalam pelaksanaan “One Day One Ayat”, guru diharapkan ikut membaca, membimbing, memberikan motivasi, dan menunjukkan penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam perilaku sehari-hari.

H. Relevansi Program One Day One Ayat

Berdasarkan berbagai kajian tersebut, terdapat hubungan yang kuat antara pembiasaan membaca Al-Qur’an, penguatan karakter, dan pembentukan budaya religius di sekolah. Program “One Day One Ayat” mengembangkan prinsip-prinsip tersebut dalam bentuk kegiatan yang lebih sederhana dan terarah.

Program ini memiliki tiga unsur utama, yaitu :

  1. Membaca dan menghafal, yaitu peserta didik membaca serta menghafalkan satu ayat secara bertahap.
  2. Memahami, yaitu peserta didik memperoleh penjelasan sederhana mengenai arti dan pesan ayat.
  3. Mengamalkan, yaitu peserta didik diarahkan menerapkan nilai yang terkandung dalam ayat dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Dengan demikian, inovasi “One Day One Ayat” tidak hanya berorientasi pada jumlah ayat yang berhasil dihafalkan, tetapi juga pada terbentuknya kebiasaan membaca Al-Qur’an dan penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan peserta didik.

I. Kerangka Pemikiran

Kerangka pemikiran inovasi “One Day One Ayat” dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. Pembiasaan satu ayat setiap hari membaca ayat 
  2. Menghafal ayat 
  3. Memahami arti dan pesan ayat 
  4. Menerapkan nilai ayat dalam kehidupan 
  5. Terbentuk kebiasaan positif penguatan karakter religius peserta didik 
  6. Terwujud budaya sekolah yang religius dan berkarakter

Berdasarkan telaah pustaka tersebut, inovasi “One Day One Ayat” memiliki landasan yang relevan dengan konsep pembiasaan, literasi Al-Qur’an, pendidikan karakter, keteladanan, dan pembelajaran Al-Qur’an pada jenjang sekolah dasar.


PELAKSANAAN INOVASI


PROSEDUR PELAKSANAAN INOVASI 

Prosedur pelaksanaan inovasi “One Day One Ayat” disusun secara sistematis agar inovasi dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Program ini merupakan kegiatan pembiasaan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan satu ayat Al-Qur’an setiap hari dengan melibatkan peserta didik, guru, kepala sekolah, dan orang tua.

Pelaksanaan inovasi terdiri atas tujuh tahapan sebagai berikut.

1. Identifikasi Masalah atau Peluang

Tahap pertama dilakukan dengan mengidentifikasi kondisi, kebutuhan, permasalahan, dan peluang yang terdapat di SDN 59 Rasalewi Kota Bima.

Berdasarkan pengamatan awal, masih diperlukan kegiatan pembiasaan yang dapat meningkatkan interaksi peserta didik dengan Al-Qur’an secara rutin. Kegiatan membaca dan menghafal Al-Qur’an perlu dikembangkan menjadi kegiatan yang sederhana, terjadwal, menyenangkan, dan dapat dilakukan secara konsisten.

Di sisi lain, terdapat peluang untuk mengembangkan budaya religius melalui kegiatan pembiasaan yang memanfaatkan waktu sebelum atau pada awal pembelajaran. Kondisi tersebut menjadi dasar munculnya gagasan “One Day One Ayat”, yaitu membiasakan peserta didik mempelajari satu ayat Al-Qur’an setiap hari.

Hasil tahap identifikasi :

  1. Teridentifikasinya kebutuhan peserta didik terhadap pembiasaan Al-Qur’an.
  2. Teridentifikasinya kebutuhan akan program yang sederhana dan mudah dilaksanakan.
  3. Tersedianya peluang untuk memperkuat budaya religius sekolah.
  4. Terbentuknya gagasan awal inovasi “One Day One Ayat”.

2. Riset dan Analisis

Tahap riset dan analisis dilakukan untuk memperoleh informasi yang diperlukan dalam merancang inovasi. Riset dilakukan melalui pengamatan kegiatan peserta didik, diskusi dengan guru, identifikasi kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, serta kajian terhadap program pembiasaan keagamaan yang relevan.

Analisis dilakukan terhadap :

  1. Kemampuan awal peserta didik dalam membaca Al-Qur’an.
  2. Kemampuan peserta didik dalam menghafal ayat.
  3. Ketersediaan waktu pelaksanaan kegiatan.
  4. Kesiapan guru sebagai pendamping.
  5. Sarana dan media yang tersedia.
  6. Materi atau ayat yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  7. Bentuk monitoring dan evaluasi yang dapat diterapkan.

Hasil riset digunakan sebagai dasar dalam menentukan metode, materi, jadwal, media, serta indikator keberhasilan program.

Hasil tahap riset dan analisis berupa rancangan awal program, daftar ayat yang akan dipelajari, mekanisme pelaksanaan, serta instrumen monitoring dan evaluasi.

3. Pembentukan Tim Inovasi

Pelaksanaan inovasi membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Oleh karena itu, dibentuk Tim Inovasi “One Day One Ayat” di SDN 59 Rasalewi.

Tim inovasi terdiri atas :

Pembagian tugas dapat disesuaikan dengan kondisi dan struktur organisasi SDN 59 Rasalewi Kota Bima.  

4. Pengembangan Prototipe

Pada tahap ini dibuat rancangan awal atau prototipe program “One Day One Ayat” sebelum diterapkan secara luas.

Prototipe meliputi :

  1. Penentuan materi ayat, yaitu memilih ayat yang sesuai dengan kemampuan dan perkembangan peserta didik.
  2. Penyusunan jadwal, yaitu menentukan waktu pelaksanaan kegiatan setiap hari.
  3. Penyusunan metode, meliputi membaca bersama, menirukan bacaan guru, menghafal, murojaah, dan memahami makna sederhana.
  4. Pembuatan media, seperti kartu ayat, poster, papan informasi, lembar kontrol hafalan, atau media digital.
  5. Penyusunan lembar monitoring, untuk mencatat keikutsertaan dan perkembangan peserta didik.
  6. Penyusunan instrumen evaluasi, untuk mengetahui perkembangan kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan pesan ayat.

Contoh alur kegiatan harian :

Pembukaan → Membaca Ayat → Menirukan Bacaan → Mengulang → Menghafal → Memahami Makna → Menentukan Pesan/Perilaku → Murojaah

Prototipe kemudian diterapkan dalam kelompok atau kelas terbatas untuk melihat kepraktisan dan efektivitasnya.

5. Pengujian dan Evaluasi

Tahap pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah rancangan program dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Pengujian dilakukan melalui pelaksanaan program pada kelas atau kelompok peserta didik tertentu dalam periode awal. Selama pengujian, tim melakukan pengamatan terhadap :

  1. Tingkat partisipasi peserta didik.
  2. Kemampuan peserta didik mengikuti bacaan.
  3. Kemampuan menghafal ayat.
  4. Pemahaman terhadap makna sederhana ayat.
  5. Kesesuaian waktu pelaksanaan.
  6. Respons guru dan peserta didik.
  7. Kendala yang muncul selama kegiatan.
  8. Ketersediaan dan efektivitas media yang digunakan.

Hasil pengujian kemudian dievaluasi melalui diskusi tim, observasi, catatan perkembangan, dan umpan balik dari guru maupun peserta didik.

Jika ditemukan kendala, dilakukan perbaikan terhadap materi, metode, media, jadwal, maupun sistem monitoring sebelum program dikembangkan secara lebih luas.

6. Pengembangan Final

Berdasarkan hasil pengujian dan evaluasi, program “One Day One Ayat” disempurnakan menjadi model pelaksanaan final yang sesuai dengan kondisi SDN 59 Rasalewe Kota Bima.

Pengembangan final meliputi :

  1. Penyempurnaan pedoman pelaksanaan inovasi.
  2. Penyempurnaan jadwal kegiatan.
  3. Penetapan daftar ayat yang dipelajari.
  4. Penyempurnaan media pembelajaran.
  5. Penyempurnaan lembar kontrol dan monitoring.
  6. Penetapan indikator keberhasilan.
  7. Pembagian tugas tim secara jelas.
  8. Penyusunan sistem dokumentasi kegiatan.
  9. Penyusunan mekanisme pelaporan hasil inovasi.

Model final selanjutnya menjadi pedoman pelaksanaan program secara rutin di lingkungan sekolah.

7. Pelaksanaan 

Tahap terakhir adalah pelaksanaan inovasi secara rutin dan berkelanjutan. Program “One Day One Ayat” dilaksanakan sebagai bagian dari budaya pembiasaan sekolah.

Pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan:

  1. Guru memperkenalkan ayat yang akan dipelajari.
  2. Guru memberikan contoh bacaan yang benar.
  3. Peserta didik membaca ayat secara bersama-sama.
  4. Peserta didik mengulang bacaan secara bertahap.
  5. Peserta didik menghafalkan ayat sesuai kemampuan.
  6. Guru memberikan penjelasan arti dan pesan sederhana.
  7. Peserta didik menyebutkan contoh penerapan nilai ayat.
  8. Peserta didik melakukan murojaah terhadap ayat-ayat sebelumnya.
  9. Guru mencatat perkembangan peserta didik.
  10. Dokumentasi kegiatan dilakukan secara berkala.

8. Evaluasi berkelanjutan

Evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan dan keberlanjutan inovasi. Evaluasi dapat dilakukan melalui:

  1. Evaluasi harian : keikutsertaan dan perkembangan hafalan peserta didik.
  2. Evaluasi mingguan : capaian hafalan dan murojaah.
  3. Evaluasi bulanan : perkembangan kemampuan membaca, menghafal, memahami, dan menerapkan pesan ayat.
  4. Evaluasi semester : pencapaian program, kendala, dampak, dan rencana pengembangan.

Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan pengembangan program secara terus-menerus.


TIME SCHEDULE


Rencana Anggaran Biaya 

Inovasi One Day One Ayat


(***)

COMMENTS

HUT RI

HUT RI
Pemkab Bima
Name

Advetorial,1291,Advetorial.,2,Agama,1,Ansuransi Jiwa,1,Artiek,1,Artikel,150,Artiket,7,Artkel,1,asn,46,bahas-percepatan-pembentukan-politeknik-bupati-bima-terima-tim-vokasi-unram,1,Bencana,1,Bima,865,BimaAdvetorial,2,Bina,1,Budaya,12,Budaya Daerah,1,Budaya dan Pariwisata,1,bupati-bima-serahkan-dana-zis,1,Cerita Rakyat,1,Cerita Rakyat Sulawesi,1,Desa,1,Dompu,18,DRPD Kota Bima,2,Ekonomi,31,Ekonomi dan Bisnis,45,Ekonomi dan Bisnis.,1,Ekonomi dan Kemasyarakatan,5,Ekonomi dan Pangan,1,Ekonomi Kemasyarakatan,1,Figur,177,Figure,1,Fogury,1,Gowa,1,Headline,128,hetline,147,HukKrim,18,Hukum,2,Hukum dan Kriminal,138,Ikan,1,Iklan,68,Infrastruktur,1,Inovasi,30,Internasional,1,Islam,8,Jakarta,3,Kabupaten Bima,1,Keagamaan,297,Keagamaan dan Pemerintah,2,Keagamanaan,23,Keagamanaan dan pemerintahan,7,Kebudayaan,40,Kebudayaan dan Kesenian,5,Kebudayaan dan Pariwisata,2,Kehutanan,14,kehutanan dan pertanian,3,Kejadian,1,Kejadian Tragis,1,Kelautan dan Perikanan,1,Kemasyarakatan,111,Kemasyarakatan dan Infrastruktur,1,Kepemudaan,1,Kepolisian,1,Kesehatan,126,Kesehatan dan Kemasyarakatan,1,kesehatan dan pemerintahan,5,Kesenian,23,Kesenian dan Budaya,1,Kesenian dan Keagamaan,2,Kesenian dan Kebudayaan,7,Ketenagakerjaan,2,Keuangan,3,Keuangan dan Ekonomi,1,Kisah Kehidupan,1,Korupsi,1,Kota Bima,1560,Kota Bima,633,Kota Bima.,1,Kota Bma,1,Kota.Bima,1,Legilatif,3,Legislatif,45,Legsilatif,1,Lingkugan,2,Lingkungan,81,Linkungan,1,Lombok Barat,1,Makasar,1,Makassar,3,Masyarakat,1,Masyarakatan,1,Mataram,160,Migas,1,mq1qwqw q .,1,Musik,2,Naisonal,1,Narkotika,2,Nasional,303,Nasional dan Pemerintahan,3,NTB,1,Olahraga,264,Olahraga Tradisional,1,olahray,1,Opini,33,Oranisasi Kemasyarakatan,1,Organisasi Wanita,42,P,1,Pariwasata,2,Pariwisata,44,Peduli,1,Peemrintahan,1,Pelayaran,1,Pembangunan,4,Pemenrintahan,1,Pemeriksaan,1,Pemerinahan,4,Pemeringahan,1,Pemerintah,46,Pemerintaha,3,Pemerintahah,1,Pemerintahan,2331,Pemerintahan dan kesehatan,20,Pemerintahan dan lingkugan,2,Pemerintahan dan Olahraga,6,Pemerintahan dan pendidikan,6,Pemerintahan Ekonomi,1,Pemerintahan Kota Bima,1,Pemerintahn,1,Pemeritahan,1,Pemerntahan,1,Pemrintahan,1,Pemuda dan Olahraga,1,Pendididkan,16,Pendidikan,1809,Pendidikan dan ekonomis,1,Pendidikan dan kesenian,3,Pendidikan dan Olahraga,13,Pendidikan dan Pemerintahan,3,pendidikan Mataram,1,Pendidikan Pemerintah,2,Pendidikant,1,Penididikan,1,Peristiwa,47,Pers,2,Pertanahan,1,Pertanian,24,Peternakan,1,Peternakan dan Pertanian,2,polit,1,Politik,109,Politik dan Kemasyarakatan,10,Politik Kemasyarakatan,1,Polri,27,Pori,1,Potret Dunia Pendidikan Terkini,33,Profil,2,Pusat,1,Pwndidy,1,q.wq .0️⃣🐲🐲🐲🐲 dan Ekonomi,1,raih-wtp-berturut-turut-tujuh-kali-bupati-terima-piagam-menkeu,1,Sejarah,22,Sejarah Bima,2,Serba-Serbi,59,Sobsbud,30,sosial,18,sosial dan lingkungan,2,Sosial Kemasyarakatan,5,Sosial Kemasyarakatan Pemerintahan,1,Sumbawa,2,teknologi dan digital,1,TNI,68,TNI/Polri,14,Tradisi,1,Usaha dan Ekonomi,1,Wanita,1,
ltr
item
REDAKSI TUPANEWS.ID - BERITA NEWS: Inovasi SDN 59 Rasalewi : “One Day One Ayat”
Inovasi SDN 59 Rasalewi : “One Day One Ayat”
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXpcRZpusmO8g4zuUkN9WUSherXBPKhjpIvso8mKv5O6Ox0obNqCdvpMFjbwR6YEmSC3OObzE4zozH9WAtCHx5brNKMi-NE9gDmGxH3mTArBnxYOH3sO03gzm72EFKbcqF9zfoxo_NrzjNSfYbyFNUSV3ajKfd6Xb_w-rqsIuAkL7ogbweR7htnDu_acIu/s320/Screenshot_2026-08-24-17-36-26-36_c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXpcRZpusmO8g4zuUkN9WUSherXBPKhjpIvso8mKv5O6Ox0obNqCdvpMFjbwR6YEmSC3OObzE4zozH9WAtCHx5brNKMi-NE9gDmGxH3mTArBnxYOH3sO03gzm72EFKbcqF9zfoxo_NrzjNSfYbyFNUSV3ajKfd6Xb_w-rqsIuAkL7ogbweR7htnDu_acIu/s72-c/Screenshot_2026-08-24-17-36-26-36_c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062.jpg
REDAKSI TUPANEWS.ID - BERITA NEWS
https://www.tupanews.id/2026/08/inovasi-sdn-59-rasalewi-one-day-one-ayat.html
https://www.tupanews.id/
https://www.tupanews.id/
https://www.tupanews.id/2026/08/inovasi-sdn-59-rasalewi-one-day-one-ayat.html
true
8772702995069431614
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content